Tag: dewa yunani

Mengenal Ayah dari Zeus

Mengenal Kronos Sang Titan, Ayah dari Dewa ZeusMengenal Kronos Sang Titan, Ayah dari Dewa Zeus

Mungkin kamu tahu tentang Dewa Zeus bukan? Nah kali ini kami akan membahas mengenai Orang Tua dari Dewa Zeus yaitu Kronos.

Sebelum membahas Kronos sang Titan yang merupakan Ayah dari Zeus, maka kamu harus ketahui kehidupan dari Titan ini.

Kronos

Kronos merupakan pemimpin para Titan generasi pertama dan Titan termuda diantara generasi pertama, Kronos merupakan putra keenam dari Uranus dan Gaia.

Dalam Mitos Kuno Uranus mengurung Anak-anak Gaia yaitu Kiklops dan Hekatonkheire di Tartaros, Gaia pun murka dengan perbuatan Uranus dan membuat sebuah senjata sabit batu serta membujuk para titan untuk memotong kemaluan dari Uranus.

Diantara para Titan, hanya Kronos saja lah yang berani untuk melakukannya, ketika Uranus sedang asik bersetubuh dengan Gaia. Kronos tiba-tiba muncul di ruangan orang tua mereka dan memotong kemaluan dari Uranus lalu di lemparkan ke laut. Lalu Uranus kesakitan dan mati, sementara itu alat kelaminnya terapung di lautan.

Setelah mengalahkan Ayahnya Uranus, Kronos menjadi Penguasa Dunia dan memerintah bersama para Titan lainnya. Kronos juga sering dikenal sebagai Dewa Langit, Dewa Penguasa Dunia, Serta Dewa Pertanian dan Kesuburan dalam era yang dikenal sebagai Zaman Emas.

Ketika Ia mengambil alih kekuasaan Ayahnya, Kronos memiliki seorang istri bernama Rhea yang merupakan Titan dan yang akan melahirkan anak-anak yang akan menjadi Dewa dari Olympus.

Pada Zaman Emas pun, Kronos tidak menyetujui perjanjian yang dibuat oleh Ibunya Gaia untuk membebaskan anaknya yaitu Kiklops dan Hekatonkheire dari Tartaros. Malahan Kronos menambah penjagaan dengan menyuruh sang Naga Kampe untuk memperketat keamanan Tartaros.

Pada saat itu Gaia meramalkan ketika Kronos tidak ingin mengeluarkan Kiklops dan Hekatonkheire dari Tartaros, kalau Kronos akan dikalahkan oleh Anaknya sendiri.

Kronos yang ketakuan akan kejadian pada ramalan dari Gaia tersebut, Kronos mencoba mencegah terjadinya ramalan tersebut dengan menelan Anak-Anaknya yang baru dilahirkan oleh Istrinya Rhea.

Kronos berhasil menelan kelima anaknya yang baru lahir diantaranya adalah Poseidon, Hades, Hera, Demeter, dan Hestia. Hanya Zeus saja yang tidak berhasil ditelan oleh Kronos, karena Kronos tidak mengetahui kelahiran anak dari Rhea.

Rhea berhasil menyembunyikan Zeus, ketika ia berhasil menipu Kronos dengan berpikir kalau bongkahan batu yang diberikan oleh Rhea merupakan anak yang baru dilahirkannya.

Zeus yang baru dilahirkan pun disembunyikan pada sebuah Gua di Gunung Ida, dari berbagai kisah disebutkan kalau ia di rawat oleh para Kuretes dan neneknya Gaia.

Zeus yang dirawat oleh para Kuretes dan Gaia pun mulai beranjak dewasa dan memulai rencana untuk menyelamatkan saudara-saudaranya dalam perut Kronos.

Lalu setelah itu Gaia membuat ramuan khusus yang bisa membuat Kronos memuntahkan saudara-saudaranya Zeus. Zeus melaksanakan tugas untuk membujuk Kronos agar bisa meminum ramuan tersebut, setelah itu Kronos memuntahkan semua anak-anaknya.

Setelah rencana Zeus dan Gaia berhasil, ia membawa kabur semua saudara-saudaranya untuk membuat rencana terbaru dengan berperang dengan orang tuanya yaitu Kronos.

Gaia berhasil membujuk Zeus untuk membebaskan anaknya yaitu Kiklops dan Hekatonkheire dari Tartaros untuk menambah kekuatan melawan para Titan lainnya.

Perang antara para Dewa dan Titan pun dimulai yang disebut sebagai Perang Titanomakhia, Zeus dan saudara-saudaranya pun berhasil mengalahkan Kronos dan para Titan lainnya.

Zeus pun memenjarakan berbagai Titan yang kalah di Tartaros, hingga pada akhirnya Kronos ikut terkurung di Tartaros dan membuat Zeus mengambil alih kepemimpinan Dunia di tangannya.

Nah itulah Kisah lengkap dari Kronos Sang Titan yang merupakan ayah dari Zeus, mulai dari kisah awal hingga akhir.

Kenali Si Dewa Anggur, Dionisos!Kenali Si Dewa Anggur, Dionisos!

Mungkin masih banyak orang yang asing dengan sosok dewa satu ini, tapi ia juga merupakan salah satu dari 12 Dewa Olimpus yang berperan penting dalam kisah Yunani Kuno ini. Ia dikenal dengan sebutan Bakkhus, lalu segala hal yang ia timbulkan karena kegilaannya dinamai Bakkheia.

Dionisus memiliki misi untuk menyembunyikan sebuah alat musik bernama Aulos, ia juga memiliki tugas untuk mengakhiri masa khawatir. Dewa ini juga memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan mereka yang masih hidup dan juga yang sudah mati.

Berikut ini kami akan menceritakan tentang Dionisos, si putra Zeus dan Semele.

Dionisos

Sebenarnya kurang ada yang benar-benar memahami apa arti dari nama Dionisos, tapi ada yang mengatakan, mungkin Nisos bukan berasal dari bahasa Yunani, namun Dio- diperkirakan dihubungkan dengan ayah sang Dewa Yunani ini, Yaitu Zeus (Dios). Kemungkinan lain dari penamaan Dionisos ini adalah dari kata Dio- dan Nissein yang berati menusuk dan menembus, di mana ini merupakan cara Dewa ini lahir.

Dionisos lahir dari seorang manusia bernama Semele, ia adalah putri dari raja Kadmos dari Thebes, dan ayahnya adalah Zeus, Raja dari para dewa. Hera tahu mengenai perselingkuhan sang suami ini saat Semele tengah mengandung Dionisos, hal ini tentunya membuat Hera cemburu.

Dengan wujud wanita tua, Hera menyamar dan mendekati Semele. Hera berusaha untuk menjadi teman Semele, karena sudah merasa dekat Semele pun memberi tahu kepada Hera kalau anak yang tengah dikandungnya itu merupakan anak dari Zeus.

Hera pura-pura tidak percaya kepada Semele, ia pun membuat Semele ragu dengan hal yang diucapkannya. Karena itu, Hera menyuruh Semele untuk meminta Zeus menunjukkan dirinya dengan wujud dewa sebagai bukti dari kedewaannya.

Semele yang termakan omongan Hera pun meminta Zeus untuk melakukannya. Awalnya Zeus menolak dan meminta Semele untuk tidak meminta hal tersebut. Tetapi karena terus memaksa, akhirnya Zeus menunjukkan dirinya dalam wujud dibalut petir.

Orang yang melihat dewa dengan wujud tersebut akan mati, dan itulah yang terjadi pada Semele setelah ia melihat wujud asli Zeus. Zeus pun mengambil Anis yang ada di Semele dan memasukkannya ke kepalanya. Beberapa bulan kemudian Dionisos pun akhirnya lahir.

Dewa ini sering disebut dengan julukan Akratofos, ini menunjukkan dirinya merupakan pemberi minuman anggur. Ia juga mendapatkan beberapa julukan lain, seperti Adonios, Aigobolos, Aesimnetes, Bromios, Dendrites, dan beberapa julukan lainnya.

 Ia memiliki beberapa atribut yang berhubungan dengannya, yaitu banteng, ular, tanaman vitis, tanaman ivy, tanaman ara, dan juga minuman anggur. Ia juga sering digambarkan dengan wujud yang tengah menunggangi macan tutul, sedang menggunakan kulit macan, sedang naik kereta perang, atau juga sedang memegang thirsos.

Salah satu hal yang sering disebutkan dari kisah-kisah Dionisos adalah ketika ia membantu Hera yang dijebak oleh Hefaistos. Kala itu Hera dijebak oleh anaknya yang ia buang, yaitu Hefaistos. Dionisos pun dengan kemampuannya, ia membuat Hefaistos mabuk dan membawa sosok itu kembali.

 Hal lain yang turut mengisahkan tentang Dionisos adalah saat Ariadne ditinggalkan oleh Theseus saat ia sedang tertidur. Ariadne pun diambil oleh Dionisos dan dinikahi olehnya. Hasil dari pernikahan itu adalah Oenopion, namun anaknya ini berakhir dengan melakukan bunuh diri. Ada juga yang menyebutkan bahwa Oenopion dibunuh oleh Perseus.

Itulah sedikit cerita mengenai salah satu dewa Yunani, Dionisos. Nantikan kisah-kisah Dewa lainnya yang tidak kalah menarik.