Kategori: Dewi

Dewi Sri, Sang Dewi BulanDewi Sri, Sang Dewi Bulan

Dewi Sri adalah seorang dewi yang dipercaya merupakan penguasa dari ranah dunia bawah dan juga bulan. Ia memiliki peran yang cukup mencakup ke segala aspek dari Dewi Ibu, yaitu ia melindungi kelahiran dan juga kehidupan.

Selain itu Dewi Sri juga bisa mengendalikan bahan makanan yang ada di bumi dan terutama untuk padi, salah satu bahan makanan pokok masyarakat Indonesia. Itulah kenapa banyak yang menyebutkan ia mengatur kehidupan, kekayaan, dan juga kemakmuran di dalam kehidupan. Berkahnya sudah dimuliakan sejak masa kerajaan kuno di pulau Jawa, seperti di masa Majapahit dan Pajajaran.

Selain itu Dewi Sri juga mengendalikan segala kebaikan yang ada pada umat manusia, seperti kemiskinan, bencana kelaparan, hama penyakit, sampai juga memengaruhi kematian umat manusia.

Ada banyak mitos yang membicarakan mengenai Dewi Sri Slot Online, salah satunya adalah mitos di dalam mitologi Sunda. Di mana pada zaman dulu kala, di Kahyangan, Batara Guru adalah seorang penguasa tertinggi yang ada di kerajaan langit.

Ia memerintahkan dewa dan dewi untuk saling gotong-royong agar bisa menyumbangkan tenaga mereka membangun istana baru di Kahyangan. Siapa pun yang tidak menuruti perintah ini maka dianggap dia adalah orang yang pemalas dan juga nanti akan dipotong tangan sampai kakinya.

Karena hal ini, Antaboga sang dewa Ular cemas. Hal ini dikarenakan ia tidak memiliki tangan untuk bekerja, jika harus dihukum maka kepalanyalah yang akan dipenggal.

Antaboga pun meminta saran kepada Batara Narada, saudara dari Batara Guru, tetap saja ia tidak bisa mendapatkan cara untuk bisa membantu membangun Kahyangan.

Karena itu, ia pun menangis. Saat air matanya jatuh ke tanah, dengan ajaib air mata tersebut  menjadi telur yang indah bak permata. Telur tersebut ia persembahkan ke Batara Guru dan dengan senang hati diterima oleh sang penguasa itu.

Tetapi saat tahu kalau telur yang diberikannya itu adalah telur ajaib, Batara Guru meminta Anta untuk mengeraminya sampai menetas. Akan tetapi, yang keluar dari telur tersebut adalah bayi perempuan yang manis, lucu, dan menggemaskan.

Akibat keuntungan yang dimiliki oleh Daftar Situs Slot Pragmatic Online Terbaru tersebut, Batara Guru terpikat ke anak angkatnya itu. Para dewa menjadi khawatir dengan hal ini, karena takut kalau ini akan merusak keselarasan yang ada di kahyangan.

Sehingga kahyangan melakukan rapat bersama dengan permaisuri dengan sang raja untuk megambil jalan tengah yang mana yang mau dijalankan. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi permasalahan internal dalam kerajaan. Dan tidak mengambil keputusan sepihak, oleh karena itu dibutuhkan lah yang namanya mufakat bersama.

Untuk bisa melindungi kesucian dari Nyi Pohaci atau Dewi Sri, para dewa sepakat untuk membunuh Nyi Pohaci. Dengan berbagai macam cara dan racun dia gunakan untuk meracuni sang putri. Racun tersebut pun membunuh Nyi Pohaci dan para dewa panik serta ketakutan karena mereka sudah membunuh seorang gadis yang tidak berdosa.

Jenazah sang dewi pun dibawa turun ke bumi untuk dikuburkan di sebuah tempat yang jauh dan juga tersembunyi. Hilangnya sang dewi dari kahyangan membuat Batara Guru, Anta, dan para dewata jadi berduka.

Tetapi ada hal ajaib yang terjadi, di mana karena kesucian dan kebaikan dari budi sang dewi, maka di dalam kuburannya pun muncul beragam tumbuhan yang berguna untuk umat manusia.

Beberapa bagian tubuhnya menumbuhkan berbagai tumbuhan yang berbeda jenis, seperti di kepala tumbuh pohol kelapa, bagian wajah muncul tanaman rempah-rempah yang wangi, rambutnya tumbuh berbagai bunga yang cantik dan juga harum, payudaranya tumbuh buah-buahan yang ranum dan manis, serta masih banyak tumbuhan lainnya.

Itulah sedikit kisah mengenai dewi Sri, seorang dewi bulan yang memiliki kecantikan yang mengagumkan.

Nyi Roro Kidul, Dewi Laut SelatanNyi Roro Kidul, Dewi Laut Selatan

Siapa yang tidak mengenal sosok Nyi Roro Kidul? Ia adalah sesosok roh atau dewi yang sangat legendaris di Indonesia. Secara umum, banyak yang menyamakan Nyi Roro Kidul dengan Kanjeng Ratu Kidul, tetapi ada pula yang mengatakan kalau sebenarnya keduanya berbeda.

Nyai Roro Kidul memiliki beragam legenda, mitologi, sampai kisah yang berbeda dan sudah diturunkan turun-temurun.

Masyarakat Sunda mengenal legenda tentang penguasa spiritual ini dengan wujud perempuan cantik, yaitu Dewi Kandita.

Berikut ini kami akan menunjukkan beberapa fakta unik dan menarik seputar Nyi Roro Kidul.

Fakta Unik dan Menarik Nyi Roro Kidul

1.Merupakan Penguasa Pantai Selatan

Banyak yang percaya kalau penunggu dari laut selatan pulau Jawa adalah Nyi Roro Kidul/ Selain itu ia juga dikenal sebagai Gusti Kanjeng Ratu Kidul.

Ia bisa menjadi sesosok wanita yang sangat cantik seperti ratu dari kerajaan. Bahkan ada kabar yang mengatakan kalau ia juga dapat berubah menjadi ular dengan bentuk yang sangat besar.

Di laut Selatan juga sering kali terjadi gempa dan bencana laut, inilah yang membuat banyak orang yang menyangkut pautkannya dengan penunggu laut itu. Padahal sebenarnya, lokasi dari laut selatan ini berhadapan dengan Samudra Hindia yang merupakan zona subduksi dari lempeng bumi.

2. Titisan Putri Pajajaran

Seperti yang sudah kami sebutkan sebelumnya, banyak yang percaya kalau Nyai Roro Kidul adalah titisan dari seorang putri kerajaan Pajajaran yang bunuh diri di laut Selatan.

Bahkan menurut cerita yang ada, sang putri diusir karena ia memiliki penyakit kulit dan anggota kerajaan pun malu dan mengusirnya. Kulit dari putri kerajaan ini berisik layaknya ular, jadi banyak yang mengatakan kalau Ratu Kidul ini menjelma menjadi memiliki tubuh ular.

3. Istri Spiritual Dari Raja

Bukan hanya itu saja, ia juga dikenal merupakan pelindung dari pasangan spiritual pendiri kerajaan Mataram beserta dengan para keturunannya. Awalnya, pangeran Panembahan Senopati ingin mendirikan sebuah kerajaan baru, yaitu kesultanan Mataram. Karena itu ia melakukan petapaan di Parang Kusumo atau Pantai Selatan.

Ini membuat sang Ratu Kidul merasa terganggu. Tetapi karena melihat betapa tampannya pangeran Senopati, sang Ratu Kidul pun jatuh cinta. Ia meminta agar Panembahan mengentikan tapanya dan sang ratu akan membantu untuk mendirikan kerajaan dan ia dilamar untuk menjadi pasangan spiritual.

4. Larangan dalam Menggunakan Pakaian Hijau

Mungkin ini adalah salah satu mitos yang paling sering kita dengar, di mana kita tidak boleh untuk menggunakan pakaian berwarna hijau ketika mengunjungi pantai Selatan. Menurut mitos yang ada, jika menggunakan pakaian hijau, maka akan menjadi incaran sang Ratu Kidul.

Bahkan tidak jarang para pengunjung yang datang ke pantai Selatan ini hilang dan dipercaya ia menjadi tumbal dari Ratu Kidul. Karena itu, dihimbau agar pengunjung tidak menggunakan pakaian atau bahkan atribut yang memiliki warna hijau.

5. Pintu Gerbang Sang Ratu

Fakta terakhir yang akan kami bahas di sini adalah ada tempat-tempat yang dipercaya merupakan pintu gerbang untuk bisa bertemu dengan sang Ratu, seperti pantai Pelabuhan Ratu di Jawa Barat, Pantai Parangtriris, keraton Surakarta Hadiningrat, dan beberapa tempat lainnya.

Bahkan ada beberapa hotel yang terletak di Jawa dan Bali sampai menyediakan ruangan yang dikhususkan untuk sang Ratu. Sebut saja seperti hotel Grand Bali Beach yang memiliki akses khusus Situs Khusus Judi Slot Online Bet Kecil ini memiliki nomor kamar 2401. Ini adalah salah satu kamar yang selamat di kebakaran besar yang terjadi di tahun 1993, di mana ini seman menguatkan kepercayaan kalau kamar ini dilindungi oleh sang ratu.

Itulah beberapa fakta mengenai Nyai Roro Kidul yang mungkin belum pernah kamu ketahui!

Dewi Danu, Sang Dewi DanauDewi Danu, Sang Dewi Danau

Ratu Ayu Pingit Dalam Dasar atau I Ratu Atu Mas Membah, biasa dikenal dengan Dewi Danu, adalah dewi penguasa di danau atur. Ia tidak sendiri, bersama dengan putra sulungnya, Ratu Gede Dalam Dasar.

Ia merupakan permaisuri dari Ratu Sakti Pancering Jagat Terunyan, bersama dengan sang suami ia sangat dipuja. Dewi Danu adalah salah satu Batara kawitan, atau Dewa yang berasal dari leluhur yang sudah lama wafat. Perayaan Odalan dari Dewi Danu jatuh pada saat Purnama Sadha.

Selain itu Dewi Danu juga memiliki pura pemujaan sendiri, salah satu pura yang paling terkenal adalah Pura Ulun Danu Batur. Danau Batur yang dikuasai oleh Dewi Danu, airnya dimanfaatkan untuk mengairi persawahan. Dewi Danu juga dipuja sebagai dewi kesuburan.

Kali ini kami juga akan membahas mengenai cerita rakyat yang membahas mengenai Dewi Danu ini.

Cerita Rakyat Penduduk runyam

Ida Bhatara Indra adalah dewa cuaca dan juga merupakan raja kayangan. Banyak gelar yang menempel padanya, seperti dewa petir, dewa hujan, dewa perang, dan masih banyak lainnya. Suatu ketika, sang Dewa memberikan putranya sebuah tirta yang disebut dengan nama Mas Manik Mampeh di dekat danau batur.

Saat memberikannya, ia juga memberikan pesan kalau jangan sampai air dari tirta itu dimanfaatkan oleh penduduk daerah danau Batur sampai Dewi Danu berniat untuk menjualnya.

Dewi Danu memasukkan air ke dalam dua buah Lau yang pahit, lalu labu tersebut berubah menjadi pria tua yang penuh dengan kudis. Sesampainya di dusun Bubung Kelambu, ia menuangkan sedikit air itu ke dalam labu, itu karena ia khawatir akan menumpahkan airnya ketika di perjalanan.

Sesampainya dia di Munti Gunung, sang Dewi pun menawarkan air yang dibawanya ke penduduk setempat. Tetapi malah, mereka merasa jijik dan juga menghina sang dewi, mengatakan kalau dia mirip dengan pengemis.

Karena hal itu sang dewi pun mengutuk penduduk setempat itu untuk memperoleh penghidupan dari mengemis sampai saat ini. Bukan itu saja, desa-desa yang dewi batur lewati pun tidak ada yang memberi air yang dijualkan karena mereka merasa jijik.

Saat Dewi Danu melewati desa Les, ia berhasil menjual airnya sebanyak dua kepeng, hanya saja para penduduk desa hanya bisa membayar 1 kepeng. Air yang penduduk beli itu pun diberi nama Toya Mampeh, dan mereka boleh untuk setiap tahun menggantinya ke Batur.Di Desa Tejakula, Dewi berhasil menjual airnya dan dibayar dengan kerbau.

Sesampainya ia di Pantai Ponjok Batu, ia menuang sedikit air yang dibawanya lalu menjadi mata air serta bisa terlihat saat laut sedang surut.

Dewi Danu pun akhirnya tiba di suatu tempat, di sana ia menuangkan semua air yang dibawanya sambil mengatakan kalau air itu tidak bisa digunakan untuk pertanian karena inih (irit), sejak itu, tempat itu diberi nama Teh Sanih atau Air Inih.

Ketika kembali ke wujud semula, sang Dewi berniat untuk menjual kerbau yang didapatkannya yang sudah dimasukkannya ke dalam bambu. Penduduk desa Kubu yang tidak percaya dengan kerbau di dalam bambu pun menuangkan kerbau tersebut.

Pemuka adat di desa Kubu Tambahan dan Bungkulan pun mengusir kerbau-kerbau itu dan membuat para kerbau melintasi berbagai desa. Salah satu kerbau yang paling besar disembelih oleh warga dan membuat Dewi Danu marah.

Ia pun mewajibkan para warga untuk membayar pajak ke Batur, sedangkan para penduduk kubu tambahan dan bungkulan wajib membayar pajak ke seekor kerbau hidup ke Batur bergantian.

Itulah sedikit kisah mengenai Dewi Batur. 

Demeter, Dewi Pertanian dan Pengendali MusimDemeter, Dewi Pertanian dan Pengendali Musim

Demeter adalah dewi yang termasuk ke dalam 12 Dewa Olimpus dan dialah sosok yang dipercaya mengendalikan panen, kesuburan tanah, sampai musim.

Putri dari Kronos dan Rhea ini diyakini sebagai dewi yang menggantikan Hades, itu karena Dewa Dunia Bawah tersebut lebih sering menghabiskan waktunya di dunia bawah.

Dewi satu ini adalah sosok yang mengajari manusia bagaimana cara untuk melakukan cocok tanam, sehingga manusia meninggalkan cara hidup berburu untuk bertahan hidup dan mulai melakukan cocok tanam.

Rambut Demeter dilambangkan dengan bulir gandung yang merupakan simbolnya. Selain itu ia juga digambarkan sebagai dewi yang mengenakan polos, sebuah mahkota yang memiliki bentuk lingkaran dan dikenakan para dewi.

Melalui hubungannya dengan Zeus, saudaranya, Demeter memiliki seorang anak bernama Persefone yang merupakan istri dari Hades.

Hubungan antara Demeter dan Persefone seakan sudah menjadi hal yang umum dibicarakan.

Seperti saat Persefone tengah memetik bunga, Hades datang dengan menggunakan kereta perang dan membawa Persefone ke kerajaannya. Hades membawa Persefone ke dunia bawah, di sana Persefone dijadikan ratu.

Selama sembilan hari tanpa henti Demeter mencari sang anak dan akhirnya diberi tahu oleh Hellios dan Hekate kalau yang menculik Demeter adalah Hades.

Sebagai dewi matahari, Helios melihat dan mendengar kalau Persefone dibawa Hades dan diperkosa olehnya.

Karena kehilangan sang putri, Demeter pun berduka. Karena rasa dukanya itu, bumi diterpa musim yang buruk dan membuat umat manusia menderita.  

Konon, kisah Persefone merupakan asal dari timbulnya empat musim yang ada di bumi yang terjadi di kota judi slot. Ketika Persefone tinggal bersama Hades, maka di bumi akan terjadi musim dingin karena Demeter bersedih. Lalu saat Persefone kembali bersama ibunya, saat itulah terjadi musim semi karena ia berbahagia.

Dalam pemujaan rahasia Misteri Eleusis, Demeter dan Persefone merupakan figur utamanya. Misteri Eleusis sendiri merupakan upacara ritual yang diadakan setiap tahun untuk memuja Demeter dan Persefone di Eleusis, Yunani Kuno.

Misteri satu ini sudah dimulai sejak periode Mikene dan juga bertahan setidaknya selama 2000 tahun. Festival satu ini juga menyebar ke Romawi Kuno dan salah satu yang paling penting di sana.

Di dalam kebudayaan Romawi, Demeter dikenal dengan nama Ceres, di mana kemungkinan ini adalah sumber inspirasi dari sebuah merek dengan bahan makanan berlapis cokelat yang kerap kali kita gunakan untuk melapis roti, karena bahan makanan itu terbuat dari bahan butiran padi.

Pusat pemujaan dari Demeter adalah di Eleusis, dia disembah jauh sebelum ia menjadi salah satu dari dewa olimpus. Bersama dengan putrinya, dia menjadi figur utama di dalam Eleusis ini dan juga muncul lebih awal dibanding dewa Olimpus.

Selain itu ada juga tempat lain yang tidak kalah penting, yaitu Thelpousa dan Figaleia yang ada di Arkadia.

Biasanya Demeter digambarkan dengan tampilan ia sedang mengendarai kereta perang serta diasosiasikan dengan gambar berunsur pertanian, seperti buah, bunga, dan juga bulir gandum. Terkdaang ia juga digambarkan bersama dengan sang putri, Persefone. Umumnya, Demeter tidak digambarkan bersama dengan pasangan pria.

Ada beberapa julukan yang melekat pada Demeter, seperti Akhea, Potnia (Nyonya), Erinys (Keras Kepala), Thesmoforos (Pembuat Aturan), Khloe (Tunas Hijau), Moloforos (Pembawa Apel), Kidaria, Kusia (Mandi) dan Thermasia (kehangatan).

 Itulah sedikit kisah mengenai Demeter, sang dewi pertanian yang memiliki kisah unik dan membuat kita tertarik untuk mengikutinya.

Hestia, Dewi Tertua di Mitologi YunaniHestia, Dewi Tertua di Mitologi Yunani

Apakah kamu mengenal sosok Hestia? Pasti untuk kamu yang mengikuti perkembangan dewa-dewi Yunani sudah tidak asing lagi dengan sosok Dewi tertua ini. Ia merupakan dewi Perapian yang menerima persembahan di setiap ritual yang ada pada rumah tangga. Tempat suci untuk Hestia adalah tungku perapian.

Sosok ini digambarkan sebagai dewa yang sederhana, menggunakan kerudung, dan sering duduk di singgasana kayu polos yang dilengkapi dengan bantal wol putih. Pada awalnya Orakel Delfi adalah tempat suci untuk Hestia, namun diambil alih oleh Apollo.

Tidak terlalu banyak informasi yang bisa didapatkan mengenai Hestia, namun ia adalah salah satu dewi yang penting di dalam kebudayaan Yunani dan Romawi Kuno.

Hestia adalah anak dari Kronos dan Rhea sang Titan, saat kelahirannya ia ditelan oleh Kronos. Kronos sendiri memang selalu menelan anak-anaknya, ia seakan takut tahtanya akan diambil oleh anak-anaknya. Namun, ia tidak berhasil melakukan itu pada Zeus.  

Karena ramuan yang diberikan oleh Dewa Zeus, Kronos kembali memuntahkan anak-anak yang pernah ditelannya, Hestia adalah sosok terakhir yang ia muntahkan.

Dengan demikian, Hestia merupakan anak pertama dari Thea dan juga anak terakhir dari dari Kronos. Setelah terjadi perang Titanomakhia, perang antara Titan dengan para Dewa-Dewa Olimpus, Hestia mengatakan kepada para saudaranya kalau ia selalu ingin menjadi perawan.

Ia pun menolak permintaan jodoh Podeison dan Apollo, bahkan Hestia bersumpah kalau dia tidak akan pernah terikat atas pernikahan dan tidak ingin melakukan hasrat cinta atau seksual. Inilah yang membuat dirinya menjadi sosok Antitesis Aphrodite, karena ia menolak nilai cinta.

Hestia pernah hampir diperkosa oleh putra dari Dionisos dan Afrodit, yaitu Priapos. Ini terjadi saat Hestia dan para dewa sudah tertidur setelah mereka makan bersama, namun Hestia terbangun dan melihat Priapos hampir menindihnya. Ini membuat Hestia menjerit keras dan membuat Priapos ketakutan.  

Zeus menugaskan Hestia untuk memberi makan dan menjaga api perapian Olympian dengan bagian pengorbanan hewan kepada para dewa. Di mana pun makanan dimasak, atau persembahan dibakar, dia mendapat bagian kehormatannya, juga, di semua kuil para dewa, dia mendapat bagian kehormatan. “Di antara semua manusia dia adalah kepala dewi”.

Sosok yang baik hati ini jarang mengikuti prosesi pembicaraan dengan para dewa olimpus, apalagi dengan urusan para Dewa.

Saat terjadi krisis pengangkatan Dionisos, anak Dewa Zeus bersama dengan seorang manusia yang bernama Semele, Hestia rela memberikan singgasananya kepada Dionisos dengan ikhlas hati. Inilah yang membuat Hestia secara teknis sebenarnya sudah bukan lagi bagian dari dewa-dewi Olimpus, tetapi ia masih memiliki posisi yang sama dengan para dewa-dewi.

Padanan Romawi Hestia adalah, ini memiliki fungsi yang serupa sebagai personifikasi ketuhanan dari “publik” Roma, domestik, dan kolonial Roma, yang mengikat orang Romawi bersama dalam suatu bentuk keluarga besar. Namun, kesamaan nama antara Hestia dan Vesta menyesatkan: “Hubungan hestia-histie-Vesta tidak dapat dijelaskan dalam istilah linguistik Indo-Eropa; peminjaman dari bahasa ketiga juga harus dilibatkan,” menurut Walter Burkert. Mitologi dan agama lain menunjukkan dewi atau tokoh serupa. Herodotus menyamakan Tabiti Skit dengan Hestia.

Itulah sedikit pembahasan mengenai dewi Perapian, Hestia. Dengan demikian kini kita menjadi lebih mengenal lagi Dewa-Dewi Romawi yang menarik untuk dibahas. Setelah membaca ini, apakah kamu memahami mengenai Hestia?

Afrodit, Sang Dewi KecantikanAfrodit, Sang Dewi Kecantikan

Siapa Afrodit? Ini merupakan dewi yang melambangkan cinta, kecantikan, juga seksualitas. Kecantikan Afrodit sangat dikenal dan membuat terjadi perpecahan di antara para dewa. Karena hal itu, Zeus memutuskan untuk menikahkan Afrodit dengan Hefaistos, anak dari Zeus dan Hera. Tetapi Afrodit bukan sosok yang setia, ia pun memiliki banyak kekasih, sebut saha seperti Ares dan Ankhises.

Ada beberapa versi yang menyebutkan mengenai kelahiran Afrodit. Yaitu versi yang menyebutkan kalau Afrodit merupakan putri dari Zeus dan Dione, namun versi ini tidak sepopuler versi yang menyebutkan kalau Afrodit dilahirkan dari alat kelamin Uranus yang dipotong oleh titan. Lalu alat kelamin tersebut tertutupi buih laut dan muncullan Afrodit.

Dalam mitologi Yunani juga, dia dikenal sebagai Venus. Ia pun memiliki banyak nama lokal lain, seperti Akidalia Kythereia dan Kerigo. Dewi yang diyakini dapat membuat pria jatuh cinta padanya sejak pandangan pertama ini tidak memiliki masa anak-anak, ia langsung lahir dalam keadaan dewasa.

Afrodit memiliki seorang anak angkat yang bernama Adonis. Anak ini merupakan anak dari hubungan ayah dan anak, yaitu Raja Kiniras dan Mirrha. Ini semua dikarenakan Afrodit yang tidak suka kepada ibu Mirrha, di mana ia menyombongkan kalau Mirrha lebih memiliki paras yang cantik kalau dibandingkan dengan Afrodit.

Hal ini membuat Afrodit marah dan ia pun menghukumnya dengan cara membuat Mirrha jatuh cinta pada ayahnya sendiri. Awalnya, Raja menolak cinta anaknya itu. Namun, karena tidak kehabisan akal akhirnya Mirrha menyamar menjadi pramusyahwat dan bersetubuh dengan sang ayah. Hal ini membuat Mirrha hamil.

Karena mengetahui perbuatan putrinya tersebut, Kiniras marah dan hendak membunuh Mirrha. Mirrha pun berdoa kepada para dewa dan akhirnya ia diubah menjadi pohon dupa. Dalam keadaan menjadi pohon, Mirrha melahirkan bayinya dan diberi nama Adonis.

Karena merasa kasihan dengan Adonis, Afrodit pun memutuskan untuk mengambilnya dan memberikannya pada Perseron untuk di asuh. Setelahnya, Adonis tumbuh menjadi sosok pemuda yang tampan.

Pada suatu ketika, Afrodit ingin mengambil kembali Adonis. Namun, karena sudah terlanjur menyukainya, Persefon tidak mau melepaskan Adonis. Ini membuat terjadi pertarungan antara keduanya yang membuat Zeus memutuskan kalau selama sepertiga tahun Adonis akan bersama dengan Afrodit, lalu sepertiga tahun kemudian bersama dengan Persefon, setelahnya Adonis berhak memutuskan.

Tentunya Adonis lebih memilih untuk bersama dengan Afrodit. Mereka pun akhirnya sering pergi berburu bersama dan suatu ketika, Afrodit harus meninggalkan Adonis. Sebelum pergi, ia berpesan untuk tidak mengganggu binatang buas.

Setelah pergi, Adonis ternyata melupakan pesan Afrodit, di mana ia melihat seekor babi hutan yang besar dan mencoba memburunya. Tetapi ternyata babi hutan besar tersebut bukanlah tandingan Adonis, itu membuat Adonis mati karena kehabisan darah, Afrodit sendiri sangat bersedih melihat kepergian kekasihnya.

Konon katanya, babi hutan yang dilawan oleh Adonis merupakan Ares yang cemburu terhadap hubungan Afrodit dengan Adonis dan ia pun menyamar sebagai babi hutan.

Selain itu ada kisah lain yang yang menggambarkan kebaikan hati Afrodit, yaitu saat ia mendengar doa dari seorang pematung bernama Pigmalion. Ia merupakan seorang pematung yang jatuh cinta pada hasil karyanya sendiri. Pigmalion berdoa kepada dewa agar bisa membuat patungnya menjadi hidup. Hal itu didengar oleh Afrodit dan ia pun mengabulkan permintaan pria tua kesepian itu.

Nah, itulah sedikit kisah mengenai Afrodit sang dewi kecantikan.