Kategori: Dewa

Batara Guru, Raja Tiga DuniaBatara Guru, Raja Tiga Dunia

Bagi kamu yang mengikuti kisah perwayangan, mungkin sudah tidak asing lagi dengan Batara Guru, seorang dewa yang merajai tiga dunia, yaitu Mayapada, Madyapada, dan Arcapada.

Nama Batara Guru sendiri berasal dari bahasa Sanskrit, Bhattara yang berati ‘Tuan Terhormat’ dan Guru.

Ada banyak mitologi yang membahas mengenai Batara Guru ini, di mana ia diyakini merupakan dewa Siwa yang mengatur berbagai kehidupan, seperti Wahyu, hadiah, dan beragam ilmu.

Ia memiliki istri yang bernama dewi Uma dan dewi Umaranti serta memiliki beberapa anak. Beberapa anak yang dimiliki oleh Batara Guru mulai dari yang paling sulung ke yang paling bungsu adalah:

  • Bhatara Cakra
  • Batara Sambu
  • Batara Brahma
  • Batara Indra
  • Batara Bayu
  • Batara Wisnu
  • Batara Ganesha
  • Batara Kala
  • Hanoman

Selain itu dia juga dikenal dengan nama Sang Hyang Manikmaya, Sang Hyan Caturbuja, Sang Hyang Otipati, dan masih banyak lainnya.

Menurut mitologi yang ada, ia diciptakan oleh Sang Hyang Tunggal dari cahaya yang gemerlapan, bersamaan dengan cahaya berwarna kehitam-hitaman yang merupakan asal dari kelahiran Semar atau Ismaya.

Batara Guru sendiri memiliki dua saudara, yaitu Sang Hyang Maha Pinggung dan Sang Hyang Ismaya. Suatu ketika, ibu mereka, Dewi Rekatawati menelurkan sebutir telur yang bersinar.

Sang Hyang Tunggal (Suaminya) mengubah telur itu, kulitnya menjadi Sang Hyang Maha Punggung, Putihnya menjadi Sang Hyang Ismaya, dan kuningnya menjadi Sang Hyang Manikmaya.

Hingga suatu ketika, Sang Hyang Tunggal menunjuk kedua saudaranya untuk mengawasi umat manusia, terutama Pandawa, sedangkan Batara Guru atau Sang Hyang Manikmaya, memimpin para dewa di Kahyangan.

Ketika diciptakan, Batara Guru merasa yang paling sempurna tanpa cacat. Ketika mendengar hal ini, Hyang Tunggal pun bersabda kalau Manikmaya akan memiliki cacat pada kaki, belang di leger, bercaling, dan memiliki lengan empat. Sabdanya ini pun menjadi kenyataan dan benar-benar terjadi pada Batara Guru.

Hingga suatu ketika, Manikmaya merasa sangat haus dan ia menemukan sebuah telaga. Ketika sedang meminum air yang ada di telaga itu, ia tidak tahu kalau ternyata itu adalah air beracun.

Karena itu ia langsung memuntahkan air telaga yang beracun itu dan membuat ia cacat pada bagian lehernya. Ia lalu memperhatikan kalau manusia air, kakinya memiliki kelemahan di kakinya, dan seketika kakinya terkena tulah dan mebuat kaki kirinya lemah.

Saat ia sedang bertengkar dengan istrinya, dewi Uma, Manikmaya dikutuk oleh dewi Uma agar ia bercaling layaknya Raksasa, dan itu membuat Manikmaya bercaling. Kalau tidak dia akan memilih untuk bermain Judi Bola Online demi menghilangkan rasa amarahnya.

Ketika Manikmaya sedang melihat manusia sedang beribadah dengan menutupi bagian tubuhnya, Manikmaya tertawa karena ia mengira kalau manusia itu sedang menutupi bagian tubuhnya yang berlengan empat. Seketika, ia menjadi sosok dengan lengan empat.

Ini merupakan upaya dari de-hinduisasi wayang dari budaya Jawa yang dilakukan oleh Walisongo di mana ia menggunakan wayang sebagai salah satu sarana untuk menyebarkan Islam di Jawa.

Selain dalam mitologi Jawa, ada pula berdasarkan kepada Mitologi Batak. Di mana Batara Guru dianggap sebagai salah satu dari Debata Na Tolu, sosok yang menguasai Banua Ginjang.

Ada pula dari mitologi Bugis, di mana ia merupakan seorang dewa, putra Sang patotoqe dan Datu Palingeq, yang sengaja dikirim ke bumi untuk dibesarkan sebagai seorang manusia.

Itulah sedikit kisah mengenai Batara Guru, seorang dewa yang dikenal memiliki kekuasaan tinggi diantara para dewa. 

Bala Kala, Sang Dewa Dunia BawahBala Kala, Sang Dewa Dunia Bawah

Di dalam ajaran Agama Hindu, Kala merupakan putra Dewa Siwa yang merupakan dewa penguasa waktu. Dewa satu ini kerap kali disimbolkan sebagai rakshasa yang memiliki wajah menyeramkan, bahkan rupanya hampir tidak menyerupai seorang dewa.

Menurut filsafat Hindu, Kala adalah simbol kalau siapa pun tidak bisa melawan hukum karma. Jika sudah waktunya orang akan meninggalkan dunia yang fana, maka kala itu juga Kala akan datang dan menjemputnya.

Kalau orang bersikeras ingin hidup lebih lama dengan kemauannya sendiri, maka Kala akan membinasakannya. Sebabnya Kala memiliki wajah yang menakutkan dan sifatnya memaksa semua orang.

Kelahiran Batara Kala

Di dalam kitab Kala Tattawa, mengisahkan saat Dewa Siwa tengah berjalan-jalan di tepi laut bersama dengan Dewi Uma, ‘Air Mani’ dari Dewa Siwa meneter ke laut karena ia melihat betis dari Dewi Uma yang kainnya tersingkap oleh angin.

Dewa Siwa pun mengajak Dewi Uma untuk berhubungan badan, namun sang Dewi menolaknya karena mengetahui sifat Dewa Siwa yang tidak pantas. Akhirnya mereka pun kembali ke kahyangan.

Air mani dari Dewa Siwa yang menetes sebelumnya ditemukan oleh Dewa Brahma dan Dewa Wisnu. Benih ini diberikan Japa Mantra dan lahirlah Rakshaha yang langsung menanyakan siapakah orang tuanya.

Karena petunjuk yang diberikan oleh sang Dewa, ia pun mengetahui kalau Dewa Brahma dan Dewi Uma adalah orang tuanya.

Dewa Siwa jika ingin mengakui raksasa sebagai anaknya, maka ia memotong taringnya yang panjang agar bisa melihat wujud dari orang tua secara utuh. Setelah syarat itu terpenuhi, Rakshasa bisa melihat wujud dari orang tuanya secara utuh.

Rakshasa pun diberkati dengan gelar Bhatara Kala, dan untuk menghormati hari lahirnya, Dewa Siwa memberikan Anugrah untuk putranya itu, yaitu ia diperbolehkan untuk memakan orang yang terlahir pada hari “Tumpek Wayang”.

Tetapi, sayangnya adik dari Dewa Siwa, Dewa Kumara lahir pada saat Tumpek Wayang. Sesuai dengan anugerah yang Dewa Siwa berikan, Kala boleh memakan adiknya itu. Tetapi Dewa Siwa memohon kepada Kala agar memakan adiknya ketika Kumara sudah dewasa.

Kesempatan tersebut digunakan oleh Siwa untuk menganugerahi Dewa Kumara agar ia selamanya menjadi anak-anak. Tetapi ternyata hal ini diketahui oleh Kala.

Karena sudah tidak sabar, ia pun mengejar Dewa Kumara. Ketika tengah melakukan pengejaran, Kala bertemu dengan Dewa Siwa dan Dewi Uma.

Mereka pun ingin dimakan oleh Kala. Sebelum di makan, Dewa Siwa memberikan teka-teki sebelum Kala memakan mereka. Batas waktu menjawab hanya sampai saat matahari sudah mencondong ke Barat.

Kala tidak bisa menjawab teka-teki yang Dewa-Dewi itu berikan dan matahari sudah menconfong ke arah Barat. Oleh karena itu ia tidak memiliki kesempatan untuk memakan Dewa Siwa dan Dewi Uma.

Karena ia tidak bisa memakan mereka berdua, Kala pun melanjutkan pencariannya untuk bisa memakan Dewa Kumara.

Di tengah pencariannya untuk memakan Dewa Kumara, Kala kelelahan. Ia pun menemukan sesajen yang dihaturkan oleh sang Amangku dalang yang tengah bermain wayang.

Sesajen tersebut  dilahap habis oleh Kala karena ia sudah merasa haus dan lapar. Terjadilah dialog antara Sang Amangku Dalang dengan Kala, di mana sang Dalang meminta agar Kala memuntahkan kembali sesajen yang sudah dimakannya.

Karena tidak dapat memenuhi keinginan sang Dalang, Kala pun berjanji tidak akan memakan orang yang lahir di hari Tumpek Wayang kalau sudah menghaturkan sesajen menggelar wayang “Sapu Leger”.

Itulah sedikit bahasan mengenai Batara Kala. Gimana? Jadi lebih mengerti tentang Kala si Dewa dunia bawah?

Sang Hyang Widhi, Dewa Tertinggi Bagi Umat Hindu, Bali.Sang Hyang Widhi, Dewa Tertinggi Bagi Umat Hindu, Bali.

Dalam agama Hindu Dharma, Sang Hyang Widhi adalah sebutan untuk Tuhan yang Maha Esa. Di dalam konsep Hinduisme, Sang Hyang Widhi ini dikaitkan dengan konsep Brahman. Selain Sang Hyang Widhi, ada pula sebutan lain yang disematkan oleh Masyarakat Bali, uaitu Acintya atau Sang Hyang Tungal. Acintya sendiri memiliki arti Dia yang Tak Terpikirkan, Dia yang Tidak Dapat Dipahami, atau juga Dia yang Tidak Dapat Dibayangkan.

Hyang sendiri merupakan sebutan untuk keberadaan spiritual yang memiliki kekuatan Supranatural dan bagai matahari yang ada di dalam mimpi. Kedatangan Hyang di dalam kehidupan seseorang bisa memberikan kesenjangan tanpa adanya jeda waktu dan bahkan tidak dapat dibedakan antara mimpi dan realita.

Umumnya, kebanyakan orang di Indonesia mengenal Hyang sebagai kata yang menggambarkan keindahan, karena semuanya ada dari pencipta, sebab dari semua yang bisa disaksikan atau kalau disederhanakan, ini disebut dengan Tuhan.

Kalau dilihat secara deskriptif, makna dari Sang Hyang Widhi tidak bisa hanya diungkapkan ke beberapa kalimat. Tetapi karena adanya Dharma, semuanya bisa paham dengan makna dari Sang Hyang Widhi lebih utuh.

Dharma sendiri merupakan pustaka atau sarana belajar yang digunakan manusia untuk memahami dan mengerti semua dari pengetahuan untuk menyelesaikan ketidaktahuan. Ini juga bisa menjadi jalan agar dapat lebih paham tentang kemahakuasaan, termasuk dengan memahami Sang Hyang Widhi. Secara nyata, ini adalah yang menyusun manusia itu tersendiri juga hal-hal yang ada di luar manusia.

Sang Hyang Widhi ini bisa dipahami dengan melihat matahari di dalam mimpi seseorang dan rasa yang ditimbulkan adalah rasa bahagia dan kesenangan luar biasa selama beberapa hari tanpa diberikan jeda. Tapi, seseorang tidak bisa melihat Matahari di dalam mimpi kalau kenyataannya di tidak perhatian dengan adanya matahari tersebut dan juga termasuk tidak memperhatikan perkembangan hari dari siang ke malam.

Kalau kita ulas secara sederhananya, Sang Hyang Widhi ini dia merupakan yang memancarkan Widhi atau menghapus segala ketidaktahuan. Dengan batasan media, yaitu cahaya, Sang Hyang Widhi merupakan sumber dari cahaya itu sendiri. Sumber cahaya ini bisa berupa matahari atau pun sumber cahaya lainnya. Dengan ini, dengan membatasi bentuk dari Widhi yaitu berupa cahaya, sang Hyang Widhi merupakan sumber dari cahaya itu.

Berikut ini akan kami bahas mengenai definisi Etimologi dari Sang Hyang Widhi:

  • Sang: Makna akan personalisasi atau identifikasi

Contoh Penggunaan Kata: Sang Bayu, Sang Nyoman, Sang Raja

  • Hyang: Maknanya terkait dengan keberadaan dari Spiritual yang dimuliakan dan juga mendapatkan penghormatan secara khusus.

Biasanya ini berkaitan dengan wujud personal dengan cahaya yang suci

  • Widhi memiliki makna yang luas, di mana artinya juga bisa sebagai penghapus ketidaktahuan. Wujud ini menjadi media, bagaimana bisa manusia dan ciptaan yang ada di jagat raya memahami mengenai diri serta lingkungan mereka.

Hal ini bisa berupa Cahaya, Suara, Wujud yang dapat Disentuh, sensasi sensori, memori yang ada di pikiran, rasa secara emosional, radiasi bintang, pengartian dari nada, rasa kecapan, dan masih banyak lainnya.

Ini sangat terkait dengan Dharma atau pun lingkungan yang merupakan pustaka abadi, di mana manusia bisa membaca secara keseluruhan pengetahuan mengenai Widhi.

Itulah sedikit bahasan mengenai Sang Hyang Widhi, mungkin artikel ini bisa membantu kamu untuk mengetahui lebih mengenai Sang Hyang Widhi.

Asal Usul Dewa AresAsal Usul Dewa Ares

Ares adalah dewa perang dalam mitologi Yunani. Ares sendiri merupakan anak dari Zeus dan Hera dan termasuk ked alam 12 dewa olimpus.

Dua pengawal utamanya adalah Fobos dan Deimos. Ares sendiri merupakan dewa yang haus darah dan merupakan perwujudan dari pembunuhan.

Ares berkuasa atas alat – alat perang, penyerangan, dan pertahanan kota, pemberontakan, penjarahan, kejantanan, serta keberanian.

Burung hering dan anjing adalah binatang keramat bagi Ares. Dalam lliad, ia muncul dengan dikelilingi oleh berbagai penjelmaan dari kengerian perang, namun dalam Odyssey karakternya agak sedikit melunak.

Ares juga terlibat dalam pendirian kota Thebes. Dalam mitologi Romawi, ia dikenal dengan nama dewa Mars. Nama Mars menjadi nama salah satu planet yang dekat dengan bumi dan memiliki 2 bulan yang dinamai berdasarkan nama pengawalnya, Phobos dan Deimos.

Nama bulan Maret merupakan persembahan baginya. Ares ditemukan muncul dalam lembaran tanah liat Linear B. Di Knossos, Kreta, namanya adalah AR-E tetapi di Pylos namanya dieja A-RE-JA.

Enyalios (E-NU-WA-RI-JO), nama yang juga ditemukan di Linear B di Knossos, kemungkinan adalah julukan bagi Ares atau personifikasi dari perang dan saudara laki-laki Enyo.

Ares adalah dewa dewa Olimpus yang penting dalam tradisi kuno seperti diceritakan dalam Iliad. Karakternya cukup ambigu, Ares disebutkan dalam suatu prasasti permakaman dari akhir abad ke-6 di Attika, di sana tertulis:

“Tinggallah dan berkabung di makam Kroisos/ yang telah dihancurkan oleh Ares yang mengamuk, dia bertempur di jajaran terdepan”.

Pada masa kuno, Nama “Ares” juga digunakan sebagai julukan untuk aspek perang dari dewa-dewa lain, misalnya Zeus Areios, Athena Areia, bahkan Aphrodite Areia.

Pada masa Mikene, ada sebuah prasasti yang menunjukkan tentang Enyalios, nama julukan bagi Ares.

Asal namanya berhubungan dengan bahasa Yunani ἀρή (are), pengembangan dari ἀρά (ara), “kutukan, kehancuran”.

Sedangkan nama Mars kemugkinan berhubungan dengan kata Yunani μάρναμαι (marnamai), “bertarung, bertempur” atau dengan bahasa Hindi atau Punjab maarna (membunuh).

Dalam mitologi Yunani, ada beberapa dewa yang melambangkan berbagai aspek dari peperangan, misalnya Athena yang melambangkan kebijaksanaan dan strategi perang, dan melindungi manusia serta tempat tinggalnya selama perang.

Sementara Ares, di pihak lain, merupakan simbol dari keberutalan, kekejaman, dan horor dari perang.

Athena dan Ares bermusuhan. Saudari Ares, Eris, memicu peperangan, Zeus mengarahkan jalannya perang, tetapi Ares mencintai perang untuk kesenangannya sendiri, dia menikmati hiruk-pikuk dan teriakan dalam perang, pembantaian manusia, dan penghancuran kota.

Dia bahkan tidak mengikuti semangat keberpihakan, dia kadang-kadang mendukung satu pihak lalu membantu pihak lainnya, dia hanya melakukannya sesuai kehendak hatinya.

Ares juga dianggap ikut berperan dalam kematian manusia yang disebabkan oleh wabah dan epidemi.

Sifat Ares yang haus darah dan liar ini membuat dia dibenci baik oleh orang tuanya maupun oleh dewa lain.

Di antara para dewa, Ares adalah yang paling tidak dipercaya. Dalam Iliad dikatakan: “Kau adalah dewa Olimpus yang paling membenciku,” Zeus berkata pada Ares, “Perselisihan, perang, dan pembantaian adalah hal yang kau sukai.

Tempat kelahiran sekaligus rumah Ares terletak di antara bangsa Trakia, bangsa barbar yang suka berperang. Ke sanalah dia pergi setelah perselingkuhannya dengan Afrodit terungkap.

Sebagai dewa perang, Ares malah sering kalah dalam pertarungan. Athena pernah beberapa kali mengalahkan Ares. Herakles dan Diomedes juga pernah melukai tubuh Ares. Selain itu, Ares juga pernah dikalahkan oleh Aloadai, sepasang raksasa.

Sejarah Titan Dalam Mitologi YunaniSejarah Titan Dalam Mitologi Yunani

Akhir-akhir ini nama Titan kembali naik berkaitan dengan sebuah Anime berjudul Attack on Titan yang tengah Viral. Banyak pihak yang malah penasaran mengenai sejarah dari Titan ini.

Meski berbeda, namun di Mitologi Yunani juga ada, loh Titan. Mereka digambarkan sebagai penguasa bumi sebelum datangnya para dewa olimpus. Pemimpin mereka adalah Kronos, dan di mana nantinya akan gulingkan oleh Zeus.

Kedua belas titan merupakan anak dari Uranus sang dewa langit dan juga Gaia, si dewi sari bumi.

Titan generasi pertama ada enam pria dan juga enam wanita. Untuk yang pria, ada Okeanos, Hiperion, Koios, Kronos, Krios dan Iapetos, sedangkan wanita ada Mnemosine, Tethis, Theia, Foibe, Rhea dan Themis.

Lalu setelahnya ada Titan generasi kedua yang merupakan anak-anak dari para generasi pertama. Mereka ada Eos, Helios, Selene, Leto, Asteria, Atlas, Prometheus, Epimetheus, Menoitios, Astraios, Pallas, dan Perses.

Ada suatu mitos yang terkenal mengenai para titan, yaitu yang mengisahkan mengenai Kallimakhos dan Nonnos, di mana saat Zeus berniat menjadikan Zagreus (Dionisos) untuk menjadikannya pengganti dirinya. Saat itu Hera marah karena Zagreus atau Dionisos adalah anak perselingkuhan Zeus dengan seorang manusia.

Titan pun dikirimkan oleh Hewa untuk membunuh Zagreus. Bahkan untuk membuat Zagreus tertarik pada mereka, mereka sampai mengecat muka dengan gipsum.

Zagreus pun berhasil terjebak dan dikoyak-koyak tubuh serta dimakanya tubuh Zagreus. Zeus yang marah pun akhirnya membunuh para titan. Jantung dari Zagreus berhasil diselamatkan oleh Athena, lalu jantung itu kembali dibuat menjadi Zagreus.

Ada pula pertarungan antara titan dan para Dewa yang disebut dengan nama Titanomakhia, di mana mayoritas titan akan terlibat di dalam perang ini. Perang ini berlangsung selama sepuluh tahun dan terjadi jauh sebelum adanya manusia.

Para titan ini berjuang dari Gunung Othrys dan juga para dewa Olimpus berjuang dari Gunung Olimpus. Perang satu ini terjadi karena Zeus dan saurdaranya mencoba melawan Kronos, ayah mereka.

Perperangan yang terjadi di langit ini memang merupakan pemberontakan para dewa yang hendak mengambil kekuasaan para titan. Banyak mitos seperti ini yang juga berkembang di daerah Eropa atau Timur.

Di dalam perang ini, uniknya tidak semua titan berpihak kepada titan, para titan wanita memilih untuk tidak ikut perang dan Okeanos memilih untuk tetap pada posisi netral, lalu ada Prometheus, Epimetheus, dan Stiks beserta anak-anaknya berpihak pada Zeus.

Zeus yang tetap membutuhkan bantuan untuk bisa melawan para titan pun mendapatkan saran dari Gaia untuk membebaskan para Kiklops dan Hekatonkhire yang dikurung di Tartaros.

Para raksasa itu ternyata benar-benar memberikan banyak kemajuan di dalam perperangan, para Kiklops membuatkan senjata-senjata hebat untuk Zeus dan saudaranya yang lain. Sedangkan para Hekatonkhire membantu untuk melemparkan batu-batu besar ke Titan berjumlah 300 hanya dalam satu kali lemparan.

Perperangan yang berlangsung 10 tahun itu akhirnya dimenangkan oleh pihak dari Zeus, di mana kemudian para titan pun dikurung oleh Zeus yang melawannya di perperangan itu.

Sedangkan salah satu titan ada yang Zeus perintahkan untuk memikul langit di pundaknya, yaitu Atlas.

Atlas

Itulah sedikit sejarah mengenai para titan di masa mitologi Yunani. Kisah menarik satu ini hanyalah sebagian dari para titan yang mungkin jika diketahui lebih menarik lagi untuk dipahami.

Dewa Dionysus, Dewa Anggur Yang Jarang DiketahuiDewa Dionysus, Dewa Anggur Yang Jarang Diketahui

Dionisos merupakan dewa anggur dan pesta. Ia merupakan putra Zeus dan Semele, buah hati perempuan Kadmos dan Harmonia. Ia diketahui pula sebagai Bakkhos dan oleh bangsa Romawi disebut Liber.

Semele masih dalam keadaan hamil dikala tewas. Zeus lalu menyelamatkan bayi Dionisos yang belum lahir dari rahim Semele dan memasukkanya ke dalam pahanya, hingga sang bayi siap untuk dilahirkan.

Beberapa mengatakan bahwa bibi Dionisos, Ino, membesarkannya di Orkhomenos, bersama suaminya, Athamas.

Ino mendandani Dionisos seperti buah hati perempuan agar tak dikenali oleh Hera. Akan namun Hera tetap mengenali Dionisos dan menghukum Ino dan Athamas dengan membikin mereka menjadi edan.

Mereka pun membunuh buah hati-buah hati mereka sendiri. Untuk menyembunyikan Dionisos, Zeus mengubahnya menjadi seekor buah hati kambing dan memerintahkan Hermes untuk menitipkannya pada Nisa, seorang nimfa.

Silenos mengajari Dionisos rahasia-rahasia alam dan bersama-sama mereka menjadikan minuman anggur.

Sesudah Dionisos tumbuh dewasa, Hera mengenalinya dan menimpakannya dengan kegilaan. Dionisos berkeliling dunia, hingga sejauh India.

Ketika dia tiba di sebauh sungai, Zeus mengirim seekor singa, dan dengan menunggangi singa itulah Dionisos menyeberangi sungai itu, sehingga sungai itu dinamai sungai Tigris, satu dari dua sungai utama di mesopotamia.

Dalam perjalananya, Dionisos mengajari manusia sistem membudidayakan anggur serta sistem membikin minuman anggur. Ia didampingi oleh para satir dan nimfa. Para pengikutnya diketahui sebagai Bakhhant. Wanita yeng mengikutinya disebut Mainad.

Suatu dikala sekelompok bajak laut menangkap Dionisos dan berniat memasarkannya sebagai budak. Cuma juru mudi yang mengakui Dionisos sebagai dewa sesudah menyadari bahwa Dionisos tak bisa diikat.

Sementara bajak laut lainnya tak percaya dan mengejek sang juru mudi dikala dia memeperingatkan mereka bahayanya menganggu dewa.

Alhasil Dionisos menampilkan energinya. Tanaman anggur timbul begitu saja di sana dan menyelimuti kapal, padahal geladak kapal dipenuhi oleh air anggur.

Dionisos membikin para bajak laut itu menjadi edan sehingga mereka mulai bermimpi. Para bajak laut menduga bahwa mereka memperhatikan hewa liar di kapal.

Mereka melompat agar tak diserang oleh hewan-hewn itu. Itu mereka masuk ke air, para bajak laut berubah menjadi lumba-lumba. Cuma juru mudi yang selamat.

Dionisos turun dari kapal di pulau Naxos. Ia sana dia menemukan Ariadne, putri Minos dan Pasifae, dan jatuh inta padanya. Ariadne sendiri ditinggilkan di sana oleh Theseus.

Dionisos menikah dengan Ariadne, dan, menurut Hesiodos, Zeus membikin Ariadne kekal agar bisa hidup selamanya bersama Dionisos.

Dionisos kerap kali menghukum orang yang tak mau menyembahnya. Bibinya, Agave, Autonoe dan ino menyebarkan informasi bahwa ayah Dionisos hanyalah manusia awam.

Dionisos menghukum mereka dengan sistem membikin mereka menjadi edan sehingga mereka menjadi pengikut Dionisos.

Mereka pun ikut serta serta bersama para Bakkhant dalam ritus mereka, yang berupa pesta pora dan pesta seks.

Ketika sepupunya, Pentheus, raja Thebes, menolak mendirikan penyembahannya di kota, Dionisos mejadikan tubuhnya dikoyak-koyak oleh ibu dan bibinya sendiri dengan sistem membikin mereka memperhatikan Pentheus sebagai singa atau babi hutan.

Di Thrakia, Dionisos menghukum Orfeus, seorang musisi mistis dan salah satu Argonaut. Orfeus dikoyak-koyak oleh para pengikut Dionisos. Akan namun, dalam mitos Orfik, Orfeus sesungguhnya merupakan pendeta utama Dionisos.

Likurgos, raja Thrakia, mengejar-ngejar Dionisos dengan galah lembu dan mengurung para pengikut Dionisos. Ayah Dionisos, Zeus menghukum sang raja dengan sistem membuatnya edan sehingga membunuh buah hatinya sendiri, Diras.

Likurgos sendiri kemudian dikoyak-koyak oleh kuda-kudanya sendiri, yang lazimnya diterapkan olehya untuk balapan kereta perang.

Raja Midas pernah menyelamatkan Silenos, kawan Dionisos, dari Likurgos. Atas kebaikannya, Dionisos memberi Midas kemampuan untuk merubah semua sesuatu yang disentuhnya menjadi emas.

Tetapi hadiah ini rupanya menjadi sebuah kutukan dikala Midas tak bisa makan dan minum dampak makanan dan minumannya berubah menjadi emas. Midas mungkin akan mati kelaparan bila saja Dionisos tak timbul dan memberitahu sistem menghilangkan energinya.

Fakta Unik Dewa Poseidon

Fakta Unik Dewa Poseidon yang Mungkin Belum Pernah Kamu Ketahui!Fakta Unik Dewa Poseidon yang Mungkin Belum Pernah Kamu Ketahui!

Siapa yang tidak mengenal sosok Dewa Poseidon? Ya, dia adalah Dewa yang menguasai lautan, sungai, dan danau. Anak dari Kronos dan Rhea ini memiliki senjata ikonik berupa trisula yang dapat mengakibatkan terjadinya banjir serta gempa bumi.

Dunia ini terbagi menjadi 3 bagian menurut mitologi Yunani, di mana pada setiap bagiannya dikuasai oleh dewa. Zeus merupakan penjaga langit dan cuaca, Hades mengawal roh orang mati di dunia bawah, sedangkan Poseidon ini yang menguasai seluruh lautan.

Sekarang kita lihat ada apa saja fakta menarik yang wajib diketahui dari Poseidon ini, yuk!

Fakta Dewa Laut Poseidon

1.Anak Kronos dan Rhea

Anak Kronos dan Rhea

Seperti yang sudah kami sebutkan sebelumnya, Poseidon adalah anak dari Kronos dan Rhea sang Titan. Kronos adalah sosok yang takut kalau kekuasaannya akan digulingkan oleh anak-anaknya, itu yang menyebabkan dirinya kerap kali memakan anak-anaknya.

Poseidon dan saudara-saudaranya berencana menggulingkan kekuasaan dari Kronos. Ada yang mengatakan kalau Poseidon disembunyikan oleh Rhea di antara kawanan domba slot online, sedangkan ada juga yang mengatakan kalau Poseidon kecil dibesarkan oleh Telkhines di Rhodes.

2. Ikon dari Poseidon

Ikon dari Poseidon

Poseidon adalah sosok yang selalu digambarkan tengah membawa trisula besar dan bisa menyebabkan terjadinya banjir bahkan gempa bumi. Konon katanya trisula yang ada di tangan Poseidon ini diciptakan oleh para Kiklops saat Titanomakhia sedang melawan Kronos.

Selain memiliki Trisula, ada juga hal lain yang menjadi ikon dari Poseidon, yaitu Hippokampos. Ini merupakan makhluk mitologi yang digambarkan setengah kuda dan setengah ikan.

Ini adalah alat transportasi Poseidon ketika ia sedang tidak di lautan. Tahukah kamu ternyata Poseidon juga disebut sebagai Dewa Kuda dengan julukan Hippios.

3. Silsilah Keluarga Poseidon

Silsilah Keluarga Poseidon

Mungkin ini adalah fakta yang paling menarik yang akan kami bahas di sini. Poseidon merupakan dewa yang memiliki istri bernama Amfirit, ia adalah seorang nimfa dan juga dewi laut kuno. Banyak cara yang Poseidon lakukan untuk bisa merebut hati dari istrinya itu.

Poseidon mengirimkan banyak makhluk laut untuk bisa menemukan Amfirit, namun selalu gagal Hingga akhirnya, Amfirit berhasil ditemukan oleh lumba-lumba yang diutus oleh Poseidon. Hal ini membuat Poseidon mengangkat lumba-lumba itu menjadi rasi bintang.

Meski demikian, Poseidon juga dikenal sebagai Dewa yang berhubungan dengan banyak wanita. Salah satu wanita yang pernah berhubungan dengan Poseidon adalah Medusa. Mereka melakukan persetubuhan di kuil Athena, hal ini membuat Athena marah dan mengutuk Medusa menjadi Monster dengan rambut ular.

Saat kepala Medusa dipenggal, keluar Khrisaor dan Pegasus dari lehernya. Inilah yang beranggapan kalau Pegasus dan Khrisaor merupakan anak dari Poseidon.

4. Memperebutkan Kota Athena dengan Dewi Athena

Memperebutkan Kota Athena dengan Dewi Athena

Fakta terakhir yang akan kami bahas adalah mengenai Poseidon yang pernah memperebutkan kota Athena untuk melihat siapa yang berhak berkuasa atas kota Athena. Kontes pun dibuat, untuk menentukannya.

Poseidon membenturkan trisulanya dan air laut muncul dalam sekejap dari dalam tanah, namun itu adalah air asin, di mana tidak terlalu berguna. Sedangkan Athena menumbuhkan pozon zaitun, dan rakyat Athena pun memilih pohon Athena.

Sayangnya, hal ini membuat Dewa Poseidon tidak terlalu senang, ia pun mendatangkan banjir ke Athena sebagai hukuman untuk rakyat Athena.

Itulah beberapa fakta mengenai Poseidon yang wajib kamu ketahui, kira-kira dari 4 fakta di atas mana yang baru kamu ketahui?

Dewa Umat Hindu Menuai Kontroversi di MV Blackpink

Dewa Umat Hindu Sempat Menuai Banyak Kontroversi di MV BlackpinkDewa Umat Hindu Sempat Menuai Banyak Kontroversi di MV Blackpink

Siapa di antara kalian yang tidak tahu dengan salah satu girl band K-Pop mendunia yaitu Blackpink? Dimana girlband asak Korea ini menciptakan lagu How You Like That dan membuat sbegain besar umat agama Hindu marah. Dimana hal ini terlihat dari salah satu cuplikan MV yang memperlihatkan patung dewa Ganesha. Dewa Ganesha ini juga sempat dianggap sangat sakral dan suci oleh umat agama Hindu yang ada di seluruh dunia.

Dimana sosok dewa ini digambarkan menyerupai gajah bertangan empat yang membawa sejumlah atribut. Umat agama Hindu ini juga akan mempercayai bahwa dewa ini sebagai salah satu simbol ilmu pengetahuan dan kecerdasan. Selain itu, dewa Ganesha juga dianggap sebagai manifestasi dalam sebuah kebijaksanaan dan juga kemakmuran. Dimana dewa ini memiliki banyak sebutannya speerti hal Ganapati, Winayaka, dan juga Pilleyar. Dalam kisah pewayangan ini dewa memperoleh gelar Bhatara Gana yang akan dinaggap sebagai salah satu putera Dewa Siwa. Akan ada banyak mitologi yang menjelaskan kemunculan dewa Ganesha menuju ke dunia. Kisah yang paling populer ialah kisah Ganesha sebagai salah satu anak dari anak dewa Siwa dan juga Dewi Parvati.

Ganesha ini sendiri merupakan ciptaan dewi Parvati ysaat dewa Siwa pergi. Dimana dewi Parvati ini menciptakan ganesha dari tanah yang meneyerupai anak kecil. Suatu hari dewa ini kembali dan tidak bisa masuk ke dalam rumah. Ternyata dewa Siwa tibak bisa masuk karena pintu rumah tengah dihalangi oleh ganesha. Ganesha ini menghalangi pintu karena diperintahkan oleh dewi parvati.

Dan hal ini mengakibatkan dewa Siwa ini marah besar sampai akhirnya memenggal kepala Ganesha. Dewi ini menyaksikan Ganesha meninggal dengan kepala terpenggal yang turut sedih dan marah besar kepada dewa Siwa.

Lalu dewa Siwa ini berusaha meminta maaf kepada dewi Parvati yang berjanji akan menghidupkan kembali Ganesha. Dan dewa Siwa ini mengutus abdinya untuk memenggal salah satu makhluk apa saja kepalanya menghadap ke utara. Dimana para gana memperoleh seekor gajah yang kepalanya dipenggal menghadap ke arah utara. Dan pala gajah tersebut digantikan oleh kepala Ganesha. Siwa akhirnya berhasil menghidupkan Ganesha kembali dan memberikannya gelar dewa.

Dewa Yunani Kuno

Dewa Yunani Kuno ini Terkenal Akan Berbagai kekuatannyaDewa Yunani Kuno ini Terkenal Akan Berbagai kekuatannya

Di mitologi Yunan kuno terdapat banyak sekali macam dewa yang memiliki berbagai kekuatan yang beragam. Dimana orang Yunani ini menyembah oara dewa dan dewi yang akan memberikan kesehatan, kemakmuran, serta akan dijauhi dari berbagai bencana yang ada. Dewa ini akan memiliki tingkatan kekuatan yang berbeda. Kali ini, kami akan mengenalkan kepada kalian beberapa daftar dewa Yunani kuno yang terkenal dengan berbagai kekuatan didalamnya. Penasaran? Langsung saja simak daftar lengkapnya berikut di bawah ini!

1. Hephaestus

Hephaestus

Daftar yang pertama hari ini merupakan slaah satu dewa Yunani kuno yang sangat populer. Dimana perannya ini sendiri akan dijuluki sebagai dewa api. Kisah Hepahasteus ini diceritakan oleh homer dan Hesoid. Hephasteus ini sendiri digambarkans ebagai seorang sosok dewa yang pincang dan merupakan anak dari Zeus dan Hera.

Dimana versi ini berbeda kisah oleh Hesoid dan Hephasteus ini akan dibuang dari gunung Olympus dari ibunya yang bernama Hera. Hera ini akan membuang Hephasteus dikarenakan adanya kecacatan yang dialami. Hephasteus ini pernah terlibat perseteruan antara Hera dan Zeus yang akhirnya akan dibuang oleh Zeus ke Bumi. Saat Hephasteus ini tinggal di bumi, ia juga akan menjadi tukang handal yang menciptakan sejyumlah senjata untuk dewa dan dewi yang ada di Olympus.

2. Cronos

Cronos

Selanjutnya adalah salah satu dewa pemimpin dari segala dewa dan dewi Yunani. Dimana Cronos dan dewa lainnya ini akan memiliki ukuran yang luar biasa besar. Cronos ini sendiri berhasil membuktikan diri sebagai salah satu dewa terkuat yang akan menjadi pemimpin para dewa dengan mengalahkan ayahnya yang bernama Uranus. Cronos ini sendiri memerintahkan dengan sangat kejam bahkan kepada anaknya sendiri. Cronos ini menelan seluruh anaknya, ibunya, gaia, dan juga isterinya.

3. Ares

Ares

Ares merupakan salah satu dewa yang sangat suka dengan peperangan. Dimana setiap peperangan ia akan berujung pada sebuah kemenangan. Tidak heran jika dirinya ialah salah satu dewa terkuat yang ada dalam sebuah kepercayaan masyarakat Yunani di zaman dahulu. Kisah lain dari Ares ini merupakan salah satu dewa yang lahir dari hubungan Zeus dan Hera. Dimana Ares ini sangat kuat dan keji, tidak hanya itu ia juga sangat suka dengan pertumpahan darah. Ia tidak perduli dengan perang untuk keadilan maupun bertahan.

4. Prometheus

Prometheus

Dan yang terakhir merupakan salah satu dewa Yunani yang terkenal di antara para Titans. Dimana dewa ini memiliki tingkat keteranran yang lebih tinggi di mata para manusia dibandingkan dengan para dewanya. Ayah yang bernama Titans, Lapetus, dan ibunya yang bernama Oceanid atau peri laut. Ia juga memiliki kekuatan untuk melihat mada depan dan bisa membantu memenangkan berbagai pertarungan antara Titans dan dewa yang ada di Olympus. Ia memperoleh perintah untuk menciptakan manusian dari tanah liat. Perintah ini sendiri dilaksanakan dan menjadi tertarik bagi manusia. Dewa ini diikat pada sebuah batu agar tubuhnya bisa dimakan oleh elang. Prometheus ini juga akan dilepaskan oleh Hercules.

Nah itu dia 4 daftar dewa Yunani Kuno yang terkenal akan berbagai kekuatan dan perlu kalian pahami. Dimana dewa diatas ini memiliki berbagai kekuatannya sendiri yang berbeda-beda dan menjadi terkuat. Sekian informasi ini, kami sampaikan smeoga dapat menambah informasi dan pengetahuan untuk kalian semua.

Dewa Konghucu

Nama Dewa Konghucu yang Cukup Banyak di Sembah!Nama Dewa Konghucu yang Cukup Banyak di Sembah!

Dewa dewi konghucu saat ini paling sering didengar. Dimana maxsyarakat umum asti belum terlalu paham mengenai dewa dewi konghucu. Dimana akan ada banyak dewa dewi Konghcu yang banyak di sembah oleh sebagain besar penganut agama Konghucu ini. Kali ini, kami akan menyebutkan beberapa daftar nama dewa agama Konghucu yang banyak di sembah oleh para penganut agama Konghucu. Penasaran? Langsung saja simak daftar lengkapnya berikut di bawah ini.

1. Chai Shen Ye

Chai Shen Ye

Daftar pertama ini merupakan salah satu dewa rejeki Chai Shen ye yang bertuga untuk memberikan berbagai harta kepada para agama Konghucu. Dimana patung dan simbol dewa rejeki ini akan terlihat saat hari-hari perayaan besar seperti tahun baru Imlek. Hal ini sendiri dilakukan oleh umat konghucu dengan memiliki anggapan bahwa rejeki akan mengalir.

Dan akan ada beberapa nama dewa rejeki, yaitu Guan gong, Zhao gong Ming, Wu Lu Cai Shen, Fu de Zheng Shen, Chai Bo Xing Jun, Fan Li, Bi Gan, dan lainnya. Dimana dewa ini paling banyak dicari oleh umat manusia, karena kita tahu bahwa senya jeoerkuan di bumi ini akan diperoleh dnegan uang. Dewa rejeki ini juga akan menguwujdkan dengan memiliki tampilan wjaah yang garang dengan pakaian perang, satu tangan akan memegang ruyung dan tangan lainnya saat memegang emas dan akan dikendari dengan menggunakan seekor harimau hitam.

2. Guang Gong

Guang Gong

Selanjutnya adalah salah satu dewa panglima perang yang ada di zaman Kaisar Han. Dimana penggambaran Dewa Guang gong ini bertubuh besar dan gagah serta menggunakan pakaian panglima yang bermotif naga dnegan menggunakan warna dasar hijau dnegan kepala yang dihiasi oleh mahkota panglima perang. Dewa ini juga snagat diagungkan karena beliau merupakan salah satu dewa yang sangat setiap kepada kairanya bahkan ia juga tercatat tidak pernah berkhianat kepadanya.

3. Zao Jun

Zao Jun

Zao Jun merupakan salah satu dewa yang akan bertugas mencatat segala amal perbuatan umat Konghucu. Dimana menjelang akhir tahun ini umat Konghucu akan melakukan peribadatan dalam rangka mengantar Dewa Zao Jun dan akan memberikan catatan amal manusia kepada Tuhan. Dimana saat menjelang awal tahun, umatKonghucu ini akan membersihkan rumah dan tempat bermain slot online terbesar menjadikan tempat peribadatan ini sebagai penyambut dewa dapur yang datang lagi ke bumi. Dengan adanya dewa dapur ini akan membuat umat Konghucu berhati-hati dalam melakukan segala perbuatan semasa ia berada di bumi.

4. Dewa Pelindung: Houw Ciong Kun

Dewa Pelindung: Houw Ciong Kun

Berikutnya adalah salah satu dewa pelindung houw yang akan disebut dengan jenderal harimau dan juga bumi. Dimana dewa ini sering disebut sebagai dewa pelindung karena beliau sering melindungi masyarakat yang akan mengusir roh jahat yang mengganggunya. Kebaikan dari dewa Houw ini disebut sebagai harimau bumi, harimau dalam agama ini berarti melambangkan sebuah kebaikan. Pemujaan dewa ini sendiri dilakukan terhadap harimau yang pernah ditaklukkan dan sekarang menjadi jinak dan akhirnya dijadikan sebagai tempat pemujaan. Mayoritas pemujaan dewa ini sendiri dilakukan anak-anak yang nantinya akan tumbuh seperti beliau yang gagah layaknya sebuah harimau. Untuk menjadi pelindung pada masyarakat di sekelilingnya. Tujuan pemujaan ini untuk memohon agar dijauhi dari berbagai hal engatif yang akan mengganggunya.

Nah itu dia 4 daftar dewa Konghucu yang sering disembah dan perlu kalian ketahui.

Patung Dewa Perang Tertinggi

Patung Dewa Perang Tertinggi di Asia TenggaraPatung Dewa Perang Tertinggi di Asia Tenggara

Patung Dewa Perang Kwan Sing tee Koen memiliki nama aslu Guan Yu yang berada di salah satu Klenteng Kwan Sing Bo, tuban, Jawa Timur. Dimana kereta umum tempat ibadah Tri Darma Klenteng Kwang Sing Bio yang bernama Gunawan Putra Wirawan dari berita di judi slot pragmatic play yang akan menuturkan patung tertinggi se-Asia Tenggara. Dimana penyebab runtuhnya murni terjadi karena adanya faktor alam dan bukan karena penyebab lainnya. Gunawan ini sendiri menyampaikan pihaknya akan dihubungi oleh pihak kementerian agar kooperatuf saat ditanya awak media yang terkait dengan robohnya patung agar tidak ada yang mengambil keuntungan atas kejadia ini.

Saya sendiri diberikan sebuah masukan dari kementerian agar dijawab apa adanya, sebab runtuhnya ini terjadi karena faktor alam. Kelenteng Kwan Sing bio ini merupakan salah satu tempat ibadah bagi penganut agama Buddha, Tao, dan juga Konghucu. Atau sering juga dikenal dengan nama Tri Dharma. Tempat ibadah ini dipersembahkan kepada Dewa Kwan Kong.

Saksi mata yang merupakan salah seorang warga setempat ini juga mengatakan patung ini runtuh sekitar pukul 10.15. Sebelum terdengar suara gemuruh ini akan diketahui asal bunyinya. Saat dia menengok patung Kwan Sing Tee Koen yang hanya terlihat rangka tengahnya dan puing bekas bangunan hancur.

Sekali langsung runtuh enggan ada tanya, getarannya ini juga seperti gempa. Patung dewa perang ini diresmikan berdiri di tanggal 17 Juli 2017 oleh Ketua MPR Zulkifli Hasan. Saat peresmia ini Pemkab tuban juga mengaku tidak akan diberi tahu. Pembangunan patung ini menuai polemik, lantaran Pemkab Tuban yang tidak memberikan izin. Bahkan patung ini sempat ditutup dengan menggunakan kain. Pembangunan patung ini diketahui akan menghabiskan anggaran mencapai 2.5 miliar dan dananya beradal dari berbagai macam donatur yang ada di Surabaya.

Kelenteng Kwan Sing bio ini sendiri memiliki makna yang cukup melekat untuk digunakan memuja dan menghormati Dewa Kwan Kong.

Nah itu dia beberapa informasi mengenai salah satu patung dewa perang tertinggi yang ada di Asia tenggara.

Dewa dan Entitas yang Dikaitkan Bencana Alam

Deretan Dewa dan Entitas yang Dikaitkan Pada Bencana AlamDeretan Dewa dan Entitas yang Dikaitkan Pada Bencana Alam

Banyak umat manusia yang tidak bisa memahami ilmia dengan berbagai peristiwa alam di sekitarnya. Seperti halnya petir, dimana saat ini ilmu pengetahuan telah menjelaskan petir adalah listrik statis yang dihasilkan melalui gesekan dari partikel air yang tidak terhitung banyaknya dan berada dalam awan.Pemahaman ilmiah ini membutuhkan waktu ratusan bahkan ribuan tahun agar bisa terwujud sepenuhnya. Beberapa golongan juga masih mengaitkan petir dengan berbagai mitologi dan juga legenda. Nah, kali ini kami agen sbobet akan menjelaskan beberapa penyebab terjadinya bencana alam yang perlu kalian ketahui.

1. Katoy Oken

Katoy Oken

Daftar yang pertama ini merupakan salah satu roh laut, dimana suku Moken ini tinggal di berbagai pulau dekat Myanmar dan Thailand. Mereka ini memiliki legenda yang mengatakan jika roh laut akan mengirimkan gelombang monster atau yang lebih akrab disapa dengan tsunami kepada manusia untuk memurnikan atau menjernihkan kondiri spiritual dan fisik manusia.

Legenda ini sendiri dapat bertahan selama ratusan tahun lamnya, bahkan hingga sekarang ini. Kembali di tahun 2004, gempa bumi yang berkekuatan sebesar 8.9 SR ini juga telah memicu adanya tsunami besar yang ada di Samudera Hindia dan menewaskan sekitar 175 ribu jiwa di wilayah itu,terkecuali suku Moken yang ada di Myanmar dna juga Thailand.

2. Thunderbird

Selanjutnya adalah salah satu makhluk mitologis yang telah dipercaya pribumi Amerika. Dimana ia telah menjelaskan bahwa burung ini berukuran besar dan memiliki kemampuan mengendalikan cuaca dengan kepakan sayap yang bisa menghasilkan badai petir, hujan, dan juga angina kencang. Setiap suku ada di negara Amerika dan memiliki interpretasi yang berbeda dengan Thunderbird.

Thunderbird

Untuk suku Winnebago ini, thunderbird merupakan slaah satu sosok yang bukanlah satu-satunya burung “dewa”. Spesies dengan jumlah banyak ini memiliki kemampuan berubah menjadi prajurit manusia yang dipercaya akna menjadi seorang penolong dalam hidup.

3. Dewa Nergal

Dewa Nergal

Orang Mesopotamia Kuno ini juga dikenal memiliki cukup banyak dea yang disembah. Diman amereka percaya bahwa para dewa dan manusia memiliki hubungan bekerja sama untuk menjaga keseimbangan dan keharmonisan dunia. Orang di kota Khuta selalu menyebut dewa ini sangat impulsive. Dimana dewa ini bernama Nergal atau Erra. Nergal ini dinilai impusif karena alih ini memberikan hukuman dan hanya membunuh manusia karena dikenal temperamen yang buruk.

4. Crom Cruach

Crom Cruach

Sebelum kepercayaan Kristen masuk sebagai agama, penduduk asli Irlandia ini banyak yang menyembah dewa. Dimana salah satu dewa yang disembah ialah Crom Cruach yang artinya kegelapan merunduk. Dimana kepercayaan ini sendiri digambarkan sebagai dewa yang mengerikan dan ditakuti, serta selalu membutuhkan pengorbanan dari manusia. Untuk ritualnya juga dibilang cukup brutal dan telah dianggap sebagai dewa kesuburan. Oleh sebab itu, banyak penyembah gagal membuatnya senang atau tidak mempersembahkan tumbal kepadanya. Ia juga akan memberikan beberapa panen yang buruk, wabah penyakit, dan juga bencana alam.

Nah itu dia 4 daftar dewa dan entitas yang seringkali dikaitkan dengan bencana alam. Banyak orang di dunia ini memiliki beragam pemikiran dan kepercayaan. Setiap kepercayaan setiap orang perlu kita hargai. Dimana 4 daftar diatas ini seringkali dikaitkan dengan terjadinya sebuah bencana alam di sebuah negara. Nah itu dia informasi yang kami sampaikan, semoga informasi ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan untuk kalian semua!

Dewa Siwa

Kisah Dewa Siwa dan Ragam Wujudnya yang Perlu Diketahui!Kisah Dewa Siwa dan Ragam Wujudnya yang Perlu Diketahui!

Siwa merupakan salah satu dewa yang secara harfifah diartikan sebagai keberuntungan dan juga kesejahteraan. Dewa ini sendiri merupakan dewa ketiga dari Triad Hindu yang juga dipercaya sebagai dewa kehancuran. Dewa Siwa ini juga memiliki kegelapan yanga sering disebut “dewa marah”. Dewa Siwa ini menghancurkan kehadiran negative, antara kejahatan, ketidaktahuan, dan juga kematian. Di dalam kepercayaan agama Hindu, dewa ini menjadi slaah satu dari tiga dewa utama yang sering disebut Tri Murti. Dimana Tri Murti ini terdiri dari tiga dewa, yaitu Brahma, Winsu, dan juga Siwa.

Dewa ini menjadi bagian dari mata pencipta yang memiliki tugas masing-masing dan berbeda. Dewa Siwa ini mnejadi dewa pelebur yang memiliki tugas melebur berbagai jenis yang sudah tidak layak di dunia ini. Dewa ini juga dijuluki sebagai guru yang menjadi suami dari Parwati, Kali, Dhurga, dan juga Uma.

Untuk penggambaran dewa ini sendiri berkulit gelap, mengenakan pakaian dan ikat pinggang sari kulit harimau, berhiaskan bulan sabut, memiliki 4 tangan, bermata tigas atau Tri Netra, memiliki hiasan ular kobra, dan kendaraan yang berupa lembu nandi.

Para dewa ini akna menyuruh Siwa memusnahkan makhluk jahat yang menghuni Tripura. Dimana untuk menghadapi makhluk ini Siwa juga diberi setengah kekuatan dari masing dewa yang ada. Dan setelah itu, kalian bisa memusnahkan makhluk lainnya dan dinilai sebagai dewa tertinggi.

Dewa Siwa juga diykini berbagai macam wujud dan bentuk. Dimana penggambaran paling umum ialah pertapa yang memiliki kulit gelap dengan tenggorokan biru. Umumnya dewa ini juga dikenal duduk bersila di kulit harimau, rambut dewa ini kusut dan terlihat melingkar di atas bagian kepalanya. Dewa siwa ini memiliki 4 lengan dan tiga mata yang ada di bagian tengah keningnya. Tetapi selalu tertutup dan hanya terbuka saat akan memusnahkan kejahatan saja. Kulit harimau juga digunakan dewa Siwa sebgaai pakaiannya. Dimana ia mengenakan kulit harimau dan macan tutul yang ada di sekitar pinggangnya dan bagian atas tubuh yang telanjang tetapi telah diolesi abu.

Hewan Yang Dianggap Dewa

Daftar Hewan Yang Dianggap Sebagai DewaDaftar Hewan Yang Dianggap Sebagai Dewa

Cukup banyak hewan yang mengambil peran yang besar dalam kehidupan kita sebagai manusia, bahkan ratusan tahun sampai ribuan tahun lamanya. Bukan sekedar peliharaan atau ternak, Hewan ini sering dianggap hewan yang sakral atau hewan yang paling diagungkan. Biasanya orang yang menganut kepercayaan, memandang hewan ini sebagai jelmaan, kaki tangan, atau simbol dari dewa. Langsung saja yuk simak daftar hewan yang dianggap sebagai dewa!

1. Kuda

Kuda

Kuda merupakan salah satu jenis hewan yang cukup banyak diagungkan oleh masyarakat di masa Yunani kuno. Poseidon merupakan sang dewa air yang sering menampakkan dirinya sebagai Kuda. Di kalangan India, Hayagriva ialah dewa berkepala kuda, ia merupakan simbol dari kebijaksanaan dan ilmu pengetahuan. Hewan ini juga sering digunakan sebagai sarana transportasi di kalangan masyarakat Eropa, Turki, dan lain-lainnya.

2.  Kambing

Kambing

Hewan yang kedua ini adalah kambing. Hewan ini selalu di hiasi dengan kalung perak dan dibiarkan begitu saja hewan ini berkeliaran dikota-kota pada saat raja setempat menikah, di kalangan masyarakat Siria pada masa lalu. Mereka setempat mempercayai bahwa hewan kambing ini merupakan hewan yang ada di dalam daftar zodiak.

3. Beruang

Beruang

Beruang adalah salah satu jenis hewan yang sangat sakral, karena hewan buas ini sering dianggap sebagai jelmaan para dewa dan nenek moyang. Biasanya mereka menangkap beruang kecil untuk dipelihara atau dirawat seperti anak kandungnya sendiri. Setelah beberapa tahun, masyarakat setempat disana mengadakan Bear Festival, yang dimana para beruangnya didandani dengan baju ritual lalu digiring ke sunagi-sungai yang beku.

Setelah sampai di tempat lokasinya, ada perwakilan masyarakat setempat akan menembak dengan anak panahnya hingga beruang tersebut sekarat, setelah itu beruang tersebut akan dibunuh dan di konsumsi selama berminggu-minggu. Maksud dari ritual ini sendiri ialah masyarakat setempat diharuskan mempercayai hewan beruang yang akan kembali ke dewanya dan memberikan keberkahan kepada mereka.

4. Kucing

Kucing

Daftar hewan yang keempat ini merupakan hewan yang paling diagungkan oleh masyarakat Mesir Kuno. Hewan Kucing ini dianggap sebagai pelindung, karena hewan ini selalu mengusir tikus yang ingin mencuri hasil panen para petani. Masyarakat Mesir Kuno mempercayai bahwa kucing merupakan perwujudan dari dewa-dewa. Karena dari itu siapa yang membunuh hewan perwujudan dari dewa-dewa ini dengan sengaja ia akan mendapatkan hukuman yaitu mati.

5. Ular

Ular

Di India ular merupakan teman atau jelmaan dari para dewa. Dewa Siwa sering dikenal dengan sebutan dewa yang memiliki ular yang selalu berada di sekeliling lehernya. Dewa Siwa juga memakai ular kobra ini sebagai perhiasan. Ular kobra merupakan ular yang paling diagungkan oleh masyarakat, bahkan mereka mempunyai sebuah perayaan yang bernama Nag Panchami, dimana momen ini semua masyarakat mempersembahkan susu, doa, dan lain lain.

6. Gajah

Gajah

Gajah merupakan hewan yang dipakai sebagai simbol negara Thailand. Negara ini sangat menghormati gajah, bahkan menjadikannya sebagai simbol nasionalitas. Simbol yang dipake di kerajaan Thailand ialah gajah putih. Gajah putih merupakan gajah yang mengandung jiwa orang mati dalam ajaran Hindu. Dulunya gajah di Thailand dimanfaatkan sebagai sarana transportasi untuk menghadapi perang melawan Burma dan Khmer. Hewan gajah ini sebenarnya tidak boleh dimanfaatkan untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan yang berat, karena dianggap sakral. Masyarakat setempat di Thailand akhirnya merasa bahwa hewan ini begitu sangat berjasa untuk negara.

Inilah daftar sejumlah hewan yang dianggap sebagai dewa oleh masyarakat setempat tertentu, demikian daftar ini disampaikan semoga bisa menambah wawasan untuk kalian semua.

Suka Musik? Yuk Kenali Dewa Musik, ApolloSuka Musik? Yuk Kenali Dewa Musik, Apollo

Apollo merupakan Dewa cahaya, music, pemanah, pengobatan, matahari, dan penyair dalam mitologi Yunani dan mitlogi Romawi.

Apollo juga merupakan dewa nubuat, dan memberikan restunya kepada orakel, sehingga mereka bisa membaca masa depan. Ia juga merupakan anak dari Zeus dan Leto serta saudara kembar Artemis.

Orakelnya di Delphi sangat terkenal. Banyak orang dari seluruh yunani yang mengunjungi orakelnya untuk mencari tahu masa depan mereka.

Dalam mitologi Etruska, dia dikenal sebagai Apullu. Ia disembah baik oleh orang Yunani Kuno maupun oleh orang Romawi Kuno.

Ia juga memiliki busur yang terbuat dari emas, pohon salam, burung gagak, serta hewan lumba-lumba dikeramatkan untuknya.

Pengobatan dan penyembuhan dikaitkan padanya atau pada anaknya, Asklepios (dewa pengobatan), karena Apollo dipandang sebagai dewa yang membawa kesehatan, penyakit wabah.

Sebagai dewa music, Apollo merupakan pemimpin para Muse (dewi music dan nyanyian). Hermes menciptakan Lira untuk Apollo dan alat music itu menjadi atribut penting Apollo.

Himne yang dinyanyikan untuk Apollo disebut paian. Pada masa Yunani kuno, terutama pada abad ketiga SM, dia dikaitkan dengan Helios (dewa Matahari) dan saudarinya, Artemis, dikaitkan dengan Selene (dewi bulan).

Apollo, Dewa Musik Yang Juga Dewa Pengobatan

Apollo, Dewa Musik Yang Juga Dewa Pengobatan

Asal nama Apollo sebenarnya tidak jelas. plato, dalam Kratilos, menghubungkan nama Apollo dengan apolisis. “menebus”, dengan ἀπόλουσις (apolousis), “pemurnian”, dan dengan ἁπλοῦν (aploun), “sederhana”.

Hesikhius menghubungkan nama Apollo disebut sebagai dewa politik. Kemungkinan lain adalah bahwa apellai berasal dari bentuk kuni dari Apollo yang bisa disamakan dengan Appaliunas, dewa dari Anatolia yang namanya kemungkinan bermakna ayah singa atau ayah cahaya.

Orang Yunani menghubungkan nama Apollo dengan kata kerja Apollimi yang bermakna menghancurkan.

Pada masa modern, ada beberapa pendapat bahwa nama Apollo berasal dari nama dewa dari mitologi Hurria dan Hittis, Aplu yang disembah selama masa wabah.

Aplu sendiri berasal dari mitologi Akkadia, Aplu Enlil yang bermakna putra enlil, sebuah gelar yang diberikan kepada dewa Nergal yang dihubungkan dengan Shamash, dewa matahari Babilonia.

Ada dua pendapat umum mengenai asal usul Apollo salah satunya adalah bahwa Apolla berasal dari daerah timur, pendapat lainnya mengaitkan Apollo dengan bangsa Doria dan dewa mereka apellai atau apellaios.

Walter Burkert menyatakan bahwa asal-usulnya dapat dilihat dari para penyembahnya: bangsa Yunani Doria, bangsa Kreta-Minoa, dan bangsa Syro-Hittis.

Apollo, Dewa Musik Yang Juga Dewa Pengobatan

Menurut pendapat pertama, baik Apollo di Yunani maupun di Etruska mulai muncul di Aegea pada Zaman Besi antara 1100 SM – 800 SM dari Anatolia.

Homer menceritakan Apollo memihak bangsa Troya dalam Perang Troya dan dia dihubungkan dengan dewa bangsa Luwian, Apaliunas yang kelihatannya melakukan perjalanan dari timur ke barat.

Dewa Aplu atau dewa dari mitologi Hittis dan Hurria pada Zaman Perunggu Akhir, antara tahun 1.700 – 1.200 SM.

Ia juga mirip dengan Apollo yang diceritakan oleh Homer, yaitu sama-sama merupakan dewa wabah. Selain itu Aplu juga melambangkan dewa tikus Apollo Smitheus.

Tempat pemujaan Apollo yang utama adalah di Delos dan Delphi. Dalam praktik pemujaannya, Apollo Delos dan Apollo Pithia (Apollo Delphi) telah menjadi sangat berbeda sampai-sampai keduanya bisa memiliki kuil masing-masing di kota yang sama.

Pemujaan pada Apollo juga ditunjukkan dengan nama-nama yang terpengaruh dari Apollo, seperti Apollodors atau Apollonios dan kota Apollonia.

Itulah informasi lengkap mengenai dewa music, Apollo. Semoga bermanfaat.

Dewa Tertinggi Agama Hindu

Daftar Dewa Tertinggi Dalam Sebuah Ajaran Agama Hindu!Daftar Dewa Tertinggi Dalam Sebuah Ajaran Agama Hindu!

Hindu merupakan salah satu agama yang telah tersebar juga di Indonesia. Dimana cukup banyak dewa yang akan kalian jumpai pada ajaran agama Hindu. Masing-masing dewa ini juga telah memiliki tugas dan kewajibannya sendiri. Untuk kalian yang memiliki berbagai wawasan mengenai agama Hindu, pasti kalian tidak asing dengan istilah trimurti.

Trimurti ini ialah sebuah istilah yang hadir dengan menyebutkan 3 ddewa tertinggi dalam agama Hindu yang berhasil memgang kuasa penuh pada tugas yang cukup berat. Dimana ketigas dewa ini ialah dewa brahma, wisnu, dan juga siwa. Kali ini, kami akan menyebutkan beberapa daftar dewa tertinggi yang ada dalam ajaran Hindu dan perlu kalian ketahui!

1. Wisnu

Wisnu

Daftar dewa tertinggi yang pertama dalam agama Hindu ini adalah dewa wisnu yang dianggap sebagai salah satu dewa pemelihara alam semesta dan segala ciptaan dewa brahma sendiri. Dimana dewa wisnu ini sendiri akan turun ke dunia jika kejahatan telah merajalela di dunia ini. Dewa wisnu ini ialah dewa yang berkulit hitam kebiruan. Dan memiliki sakti Dewi Sri beraksasa ng. Hal ini disenjatakan oleh Cakra yang berwahanakan burung garuda.

Dewa wisnu ini sendiri juga dikenal sebagai dewa yang menunggangi burung garuda dengan 4 tangan yang menjadi simbol kekuatan dan kekuasaan untuk mengisi alam semesta. Tubuh yang berwarna biru ini juga menjadi sebuah lambang kekuatan yang tidak terbatas. Dewa wisnu ini dikenal sebagai dewa yang turun ke bumi dan menjelma menjadi manusia, binatang, sampai dengan matahari.

2. Siwa

Siwa

Selanjutnya adalah salah satu dari tiga dewa Hindu trimurti yang bertugas sebagai ewa pelebur. Dimana dewa ini sendiri berhasil meleburkan semua yang terlihat usang dan tidak layak di dunia. Dewa Siwa ini sendiri memiliki iri yang cukup berbeda dan memliki hiasa kepala yang berbentuk bulans abit. Selain itu, dewa ini juga menjadikan ular sebagai salah satu hiasan pada lehernya. Bukti pemujaan umat Hindu di negara Indonesia ini ialah dewa siwa yang sangat banyak. Dimana candi di provinsi Jawa Timur akan banyak dibangun dan berguna sebagai pemuja dewa Siwa.

Kalian juga akan menemukan beragam arca, seperti Lembu Nandi, Dewa Ganesha, dan lain sebagainya di dalam kompleks candi yang ada di provinsi Jawa Timur

3. Brahma

Brahma

Dan yang terakhir adalah salah satu dewa yang memiliki tugas sebagai pecinta alam semesta. Dimana dewa  ini memiliki bebeapa nama dan memilih angsa atau hamsa sebagai salah satu kendaraannya. Dewa ini sendiri memiliki 4 wajah yang bisa menghadap ke bagian utara, selatan, barat, dan juga timur. Selain wajah, dewa ini juga memiliki 4 angan yng memiliki 4 daerah mata angin, baik mengarah ke bagian utara, timur, selatan, barat, dan lain sebagainya.

Tangan kanan bagian belakang dewa ini adalah melambangkan pikiran. Bahkan dewa ini juga digambarkan dengan menaik doa yang dipercaya sebagai salah satu zat proses . Dewa Brahma ini sendiri merupakan salah satu dewa yang disebut juga sebagai dewa pencipta.

Nah itu dia 3 daftar dewa agama Hindu yangperlu kalian ketahuii dan juga pahami. Sekian informasi ini kami sampaikan, semoga dapat memberikan kecerahan dan juga wawasan untuk kalian. Sekian informasi ini kami sampaikan, semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan untuk kalian semua ya!

Asal-Usul dan Penggambaran Dewa PoseidonAsal-Usul dan Penggambaran Dewa Poseidon

Di dalam mitologi Yunani, Poseidon atau yang dikenal dengan dewa penguasa laut, danau, dan sungai memiliki sebuah senjata berupa trisula yang bisa menyebabkan banjir serta gempa bumi menurut berita dari situs judi bola resmi dan terpercaya.

Trisula ini dibuat oleh para Kiklops di masa Titanomakhia. Poseidon juga memiliki kendaraan yang ditarik oleh Hippokampos atau manusia setengah kuda setengah ikan.

Poseidon memiliki istri bernama Amfitrit dan anak bernama Triton. Ia juga merupakan dewa yang menciptakan kuda dalam upayanya merayu Demeter.

Mungkin beberapa dari kalian ada yang penasaran dengan asal-usul dari dewa Poseidon ini, karena itulah, di bawah ini kami akan berikan informasinya.

Asal-Usul Dewa Poseidon

Asal-Usul Dewa Poseidon

Nama Poseidon diambil dari bahasa Yunani yaitu Posis (Raja / suami) dengan unsur don yang kemungkinan dari dea (dewi),

Menurut lembaran tanah liat Linear B, nama PO-SE-DA-WO-NE lebih sering muncul dibanding DI-U-JA (Zeus).

Bentuk feminism dari PO-SE-DE-IA juga ditemukan dan menunjukkaan adanya dewi lain yang menjadi pasangan dari Poseidon serta kemungkinan merupakan pendahulu Amfitrit.

Lembaran tanah liat dari Pylos menceritakan tentang persembahan benda-benda untuk Poseidon dan Dia Ratu dimana Dua Ratu ini adalah Demeter dan Persefon atau para pendahulu mereka, dewi-dewi yang tak dikaitkan dengan Poseidon pada periode berikutnya.

Di Knossos, Myceneae, Poseidon dikenal sebagai “Pengguncang Bumi” (E-NE-SI-DA-O-NE). Dimana ini merupakan kedudukan yang kuat mengingat gempa bumi merupakan bencana alam yang menyebabkan keruntuhan Budaya Minoa.

Sementara di dalam budaya Myceneae yang sangat bergantung pada lautan tidak menemukan adanya hubungan antara Poseidon dan Laut.

Di antara dewa Olimpus, dewa yang berkuasa di atas lautan ditentukan oleh undian yang artinya dewa lebih dulu ada sebelum memperoleh suatu wilayah kekuasaan.

Nama Demeter dan Poseidon ada kaitannya di salah satu lembaran Pylos, mereka muncul sebagai PO-SE-DA-WO-NE dan DA, dengan julukan Enosikhthon, Seiskhthon and Ennosigaios, semuanya bermakna “pengguncang bumi” dan menunjukkan peran Poseidon sebagai penyebab gempa bumi.

Poseidon juga selalu digambarkan sebagai seorang pria yang perkasa, berjenggot, dan membawa trisula. Satu pukulan trisulanya bisa membelah bumi.

Poseidon kadang digambarkan sebagai bertubuh setengah ikan dan mengendarai kereta yang ditarik oleh dua hippokampos.

Dewa ini sering digambarkan bersamaan dengan rombongannya yaitu Amfitrit, Triton, Nereid, lumba-lumba, Dioskuri, Palaemon, Pegasus, Bellerofontes, Thalassa, Ino, dan Galene.

Ia juga sering digambarkan dengan kerang laut atau hewan olau lainnya. Di dalam Theohonia karya Hesoid, ia dikenal sebagai “Yang Berambut Gelap”.

Seperti kebanyakan dewa laut, ia memiliki kemampuan untuk mengubah wujudnya namun ia tak bisa meramal.

Figure Poseidon juga tidak mencirikan karakter keagungan seperti saudaranya Zeus, namun lebih mencerminkan ciri khas lautan yang bisa berubah-ubah dan kadang bergejolak, kadang tenang.

Dalam mitologi Romawi Poseidon dikenal sebagai Neptunus. Dia juga dikenal dengan julukan Aigaios, Asfaleios, Kuirios, Damatites, Epaktaios, Epopsios, Gaiaokhos, Genethlios, Helikonios, Hippios, Hippokurios, Isthmos, Lekhaios, Onkhestios, Patros, Petraios, Samikos, Samios, Tainarius.

Ia bahkan juga disebut sebagai dewa kuda dengan julukan Hippios atau Konsos. Julukannya yang lain adalah Enosikhthon (Pengguncang Bumi), dan Geokhos (Penjaga Bumi). Di kota Aegae di Euboea ia dikenal sebagai Poseidon Aigaios dan memiliki kuil indah di atas bukit.

Itulah sedikit sejarah dan informasi mengenai Poseidon. Semoga artikel ini dapat berguna dan bermanfaat serta menambah ilmu pengetahuan kalian tentang Dewa Yunani.

Pembahasan Mengenai Dewa dalam Mitologi Yunani : HadesPembahasan Mengenai Dewa dalam Mitologi Yunani : Hades

Mitologi Yunani merupakan sekumpulan mitos dan legenda yang berasal dari Yunani Kuno, mitologi ini berisikan kisah-kisah para dewa, pahlawan, sifat dunia, dan asal usul dari praktik ritula khusus orang Yunani Kuno.

Mitologi yunani sendiri merupakan salah satu bagian dari agama di yunani kuno. Sekarang ini, mitologi yunani digunakan oleh para ahli ataupun sejarahwan untuk mempelajari dan mengetahui kedaan sebuah keadaan di yunani kuno yang berhubungan dengan politik, agama, peradaban, dan untuk mendapatkan kegunaan dari dibentuknya mitologi tersebut.

Pada umumnya, dewa dalam mitologi yunani tersebut digambarkan dalam wujud manusia namun ia memiiki kelebihan yaitu tidak bisa tua. Dan masing-masing dewa memiliki namanya sendiri layaknya manusia pada umumnya.

Beberapa dewa tersebut membantu manusia bahkan sudah ada yang menjalin kisah cinta dengan manusia dan sudah menghasilkan keturunan, dan anak yang dilahirkan oleh hasil perkawinan antara dewa dan manusia disebut sebagai pahlawan. Salah satu dewa dalam mitologi yunani adalah Hades

Hades sendiri merupakan salah satu dari tiga dewa paling kuat di mitologi yunani, dua diantaranya adalah Zeus, dan Poseidon.

Hades sendiri dikenal sebagai dewa kematian ataupun dewa neraka dalam mitologi yunani. Diketahui Hades merupakan putra paling tua dari Kronos dan Rea.

Bersama saudara-saudaranya yang lain, ia bertugas untuk mengalahkan titan dan mengambil kekuasaan dunia dari Zeus. Ia bersama Poseidon melakukan undian untuk daerah kekuasaan, dan Hades sendiri mendapatkan dunia bawah dikarenakan hubungannya yang dekat dengan dunia bawah, karena hal tersebut ia mendapat julukan sebagai dewa kematian atau neraka.

Berbeda jika kita membahas mitologi Romawi, Hades memiliki memiliki nama Pluto. Hades memiliki tumbuhan keramat yaitu Cemara, mint, asphodel dan untuk hewan keramatnya sendiri ia adalah seekor burung hantu.

Hades juga digambarkan sebagai dewa yang memiliki janggut yang bewarna gelap dengan pakaian yang megah dengan sebuah tongkat atau dwisula. Hades juga merupakan sosok yang sangat ditakuti bagi orang yang masih hidup, biasanya orang yang masih hidup akan mengambil sumpah menggunakan nama Hades dan mereka akan memalingkan wajah mereka ketika memberikan persembahan untuk Hades.

Hades sendiri merupakan dewa yang disembah di Yunani dan juga Itali, biasanya ia disembah pada saat upacara penguburan dan juga ritual pemanggilan arwah, bahkan terdapat beberapa kuil yang digunakan untuk melakukan pemujaan seperti di Orakel, Yunani. Hades juga merupakan dewa yang sangat berperan dalam misteri eleusina.

Seperti dewa pada umumnya, para dewa ini mendapatkan senjatanya masing-masing yang dibuatkan oleh ara kiklops, jika Zeus mendapatkan petir, Poseidon mendapatkan trisula, maka untuk Hades sendiri ia mendapatkan helm kegelapan.

Pada suatu malam ia menggunakan helm tersebut dan berhasil menyelinap ke perkemahan para titan, ia yang pada saat itu tidak terlihat menghancurkan semua senjata titan. Akhirnya berkat taktiknya tersebut para dewa olimpus memenangkan pertempuran yang sudah berlangsung selama sepuluh tahun. Dan setelah pertempuran selesai ia bersama Poseidon dan Zeus kembali melakukan perundingan dan hasilnya tetap sama.

Hades juga diketahui memiliki pembantu yang bernama

  • Askalafos, penjaga kebun Hades yang dikutuk menjadi burung hantu oleh Demeter.
  • Erinyes, merupakan dewi pembalasan   yang mengawasi kamar penyiksaan.
  • Minos, Aiakos, Rhadamanthis merupakan hakim yang mengadili roh manusia
  • Para Ker,dewa kematian
  • Kharon, Pendayung perahu
  • Menoitios, gembala yang menjaga ternak
  • Thatanos, dewa kematian

Kira-kira itulah sedikit pengenalan tentang salah satu dewa mitologi Yunani yaitu Hades. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu ya.

Mengenal Ayah dari Zeus

Mengenal Kronos Sang Titan, Ayah dari Dewa ZeusMengenal Kronos Sang Titan, Ayah dari Dewa Zeus

Mungkin kamu tahu tentang Dewa Zeus bukan? Nah kali ini kami akan membahas mengenai Orang Tua dari Dewa Zeus yaitu Kronos.

Sebelum membahas Kronos sang Titan yang merupakan Ayah dari Zeus, maka kamu harus ketahui kehidupan dari Titan ini.

Kronos

Kronos merupakan pemimpin para Titan generasi pertama dan Titan termuda diantara generasi pertama, Kronos merupakan putra keenam dari Uranus dan Gaia.

Dalam Mitos Kuno Uranus mengurung Anak-anak Gaia yaitu Kiklops dan Hekatonkheire di Tartaros, Gaia pun murka dengan perbuatan Uranus dan membuat sebuah senjata sabit batu serta membujuk para titan untuk memotong kemaluan dari Uranus.

Diantara para Titan, hanya Kronos saja lah yang berani untuk melakukannya, ketika Uranus sedang asik bersetubuh dengan Gaia. Kronos tiba-tiba muncul di ruangan orang tua mereka dan memotong kemaluan dari Uranus lalu di lemparkan ke laut. Lalu Uranus kesakitan dan mati, sementara itu alat kelaminnya terapung di lautan.

Setelah mengalahkan Ayahnya Uranus, Kronos menjadi Penguasa Dunia dan memerintah bersama para Titan lainnya. Kronos juga sering dikenal sebagai Dewa Langit, Dewa Penguasa Dunia, Serta Dewa Pertanian dan Kesuburan dalam era yang dikenal sebagai Zaman Emas.

Ketika Ia mengambil alih kekuasaan Ayahnya, Kronos memiliki seorang istri bernama Rhea yang merupakan Titan dan yang akan melahirkan anak-anak yang akan menjadi Dewa dari Olympus.

Pada Zaman Emas pun, Kronos tidak menyetujui perjanjian yang dibuat oleh Ibunya Gaia untuk membebaskan anaknya yaitu Kiklops dan Hekatonkheire dari Tartaros. Malahan Kronos menambah penjagaan dengan menyuruh sang Naga Kampe untuk memperketat keamanan Tartaros.

Pada saat itu Gaia meramalkan ketika Kronos tidak ingin mengeluarkan Kiklops dan Hekatonkheire dari Tartaros, kalau Kronos akan dikalahkan oleh Anaknya sendiri.

Kronos yang ketakuan akan kejadian pada ramalan dari Gaia tersebut, Kronos mencoba mencegah terjadinya ramalan tersebut dengan menelan Anak-Anaknya yang baru dilahirkan oleh Istrinya Rhea.

Kronos berhasil menelan kelima anaknya yang baru lahir diantaranya adalah Poseidon, Hades, Hera, Demeter, dan Hestia. Hanya Zeus saja yang tidak berhasil ditelan oleh Kronos, karena Kronos tidak mengetahui kelahiran anak dari Rhea.

Rhea berhasil menyembunyikan Zeus, ketika ia berhasil menipu Kronos dengan berpikir kalau bongkahan batu yang diberikan oleh Rhea merupakan anak yang baru dilahirkannya.

Zeus yang baru dilahirkan pun disembunyikan pada sebuah Gua di Gunung Ida, dari berbagai kisah disebutkan kalau ia di rawat oleh para Kuretes dan neneknya Gaia.

Zeus yang dirawat oleh para Kuretes dan Gaia pun mulai beranjak dewasa dan memulai rencana untuk menyelamatkan saudara-saudaranya dalam perut Kronos.

Lalu setelah itu Gaia membuat ramuan khusus yang bisa membuat Kronos memuntahkan saudara-saudaranya Zeus. Zeus melaksanakan tugas untuk membujuk Kronos agar bisa meminum ramuan tersebut, setelah itu Kronos memuntahkan semua anak-anaknya.

Setelah rencana Zeus dan Gaia berhasil, ia membawa kabur semua saudara-saudaranya untuk membuat rencana terbaru dengan berperang dengan orang tuanya yaitu Kronos.

Gaia berhasil membujuk Zeus untuk membebaskan anaknya yaitu Kiklops dan Hekatonkheire dari Tartaros untuk menambah kekuatan melawan para Titan lainnya.

Perang antara para Dewa dan Titan pun dimulai yang disebut sebagai Perang Titanomakhia, Zeus dan saudara-saudaranya pun berhasil mengalahkan Kronos dan para Titan lainnya.

Zeus pun memenjarakan berbagai Titan yang kalah di Tartaros, hingga pada akhirnya Kronos ikut terkurung di Tartaros dan membuat Zeus mengambil alih kepemimpinan Dunia di tangannya.

Nah itulah Kisah lengkap dari Kronos Sang Titan yang merupakan ayah dari Zeus, mulai dari kisah awal hingga akhir.

Kenali Si Dewa Anggur, Dionisos!Kenali Si Dewa Anggur, Dionisos!

Mungkin masih banyak orang yang asing dengan sosok dewa satu ini, tapi ia juga merupakan salah satu dari 12 Dewa Olimpus yang berperan penting dalam kisah Yunani Kuno ini. Ia dikenal dengan sebutan Bakkhus, lalu segala hal yang ia timbulkan karena kegilaannya dinamai Bakkheia.

Dionisus memiliki misi untuk menyembunyikan sebuah alat musik bernama Aulos, ia juga memiliki tugas untuk mengakhiri masa khawatir. Dewa ini juga memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan mereka yang masih hidup dan juga yang sudah mati.

Berikut ini kami akan menceritakan tentang Dionisos, si putra Zeus dan Semele.

Dionisos

Sebenarnya kurang ada yang benar-benar memahami apa arti dari nama Dionisos, tapi ada yang mengatakan, mungkin Nisos bukan berasal dari bahasa Yunani, namun Dio- diperkirakan dihubungkan dengan ayah sang Dewa Yunani ini, Yaitu Zeus (Dios). Kemungkinan lain dari penamaan Dionisos ini adalah dari kata Dio- dan Nissein yang berati menusuk dan menembus, di mana ini merupakan cara Dewa ini lahir.

Dionisos lahir dari seorang manusia bernama Semele, ia adalah putri dari raja Kadmos dari Thebes, dan ayahnya adalah Zeus, Raja dari para dewa. Hera tahu mengenai perselingkuhan sang suami ini saat Semele tengah mengandung Dionisos, hal ini tentunya membuat Hera cemburu.

Dengan wujud wanita tua, Hera menyamar dan mendekati Semele. Hera berusaha untuk menjadi teman Semele, karena sudah merasa dekat Semele pun memberi tahu kepada Hera kalau anak yang tengah dikandungnya itu merupakan anak dari Zeus.

Hera pura-pura tidak percaya kepada Semele, ia pun membuat Semele ragu dengan hal yang diucapkannya. Karena itu, Hera menyuruh Semele untuk meminta Zeus menunjukkan dirinya dengan wujud dewa sebagai bukti dari kedewaannya.

Semele yang termakan omongan Hera pun meminta Zeus untuk melakukannya. Awalnya Zeus menolak dan meminta Semele untuk tidak meminta hal tersebut. Tetapi karena terus memaksa, akhirnya Zeus menunjukkan dirinya dalam wujud dibalut petir.

Orang yang melihat dewa dengan wujud tersebut akan mati, dan itulah yang terjadi pada Semele setelah ia melihat wujud asli Zeus. Zeus pun mengambil Anis yang ada di Semele dan memasukkannya ke kepalanya. Beberapa bulan kemudian Dionisos pun akhirnya lahir.

Dewa ini sering disebut dengan julukan Akratofos, ini menunjukkan dirinya merupakan pemberi minuman anggur. Ia juga mendapatkan beberapa julukan lain, seperti Adonios, Aigobolos, Aesimnetes, Bromios, Dendrites, dan beberapa julukan lainnya.

 Ia memiliki beberapa atribut yang berhubungan dengannya, yaitu banteng, ular, tanaman vitis, tanaman ivy, tanaman ara, dan juga minuman anggur. Ia juga sering digambarkan dengan wujud yang tengah menunggangi macan tutul, sedang menggunakan kulit macan, sedang naik kereta perang, atau juga sedang memegang thirsos.

Salah satu hal yang sering disebutkan dari kisah-kisah Dionisos adalah ketika ia membantu Hera yang dijebak oleh Hefaistos. Kala itu Hera dijebak oleh anaknya yang ia buang, yaitu Hefaistos. Dionisos pun dengan kemampuannya, ia membuat Hefaistos mabuk dan membawa sosok itu kembali.

 Hal lain yang turut mengisahkan tentang Dionisos adalah saat Ariadne ditinggalkan oleh Theseus saat ia sedang tertidur. Ariadne pun diambil oleh Dionisos dan dinikahi olehnya. Hasil dari pernikahan itu adalah Oenopion, namun anaknya ini berakhir dengan melakukan bunuh diri. Ada juga yang menyebutkan bahwa Oenopion dibunuh oleh Perseus.

Itulah sedikit cerita mengenai salah satu dewa Yunani, Dionisos. Nantikan kisah-kisah Dewa lainnya yang tidak kalah menarik.

Dewa Hermes, Si Pembawa Pesan.Dewa Hermes, Si Pembawa Pesan.

Apakah kamu mengenal Dewa Hermes? Hermes merupakan Dewa yang dalam mitologi Yunani digambarkan sebagai sosok yang tampan dan merupakan pelindung yang ada di daerah perbatasan. Salah satu dari dewa Olimpus ini merupakan pembawa pesan di dalam mitologi Yunani.

Hermes memiliki simbol berupa kura-kura, ayam jantan, sandal bersayap, topi bersayap, dan kadukeus. Tugas Hermes adalah mengantarkan pesan dari para dewa ke manusia. Ia melakukannya dengan menggunakan sendal bersayapnya.

Tugasnya ini juga membuatnya menjadi yang terpercaya untuk membawa Pandora ke Bumi. Pandora sendiri merupakan kotak yang diberikan oleh Zeus pada pernikahan Pandora dan Epimetheus, Zeus memberikannya kotak Pandora yang sebenarnya tidak boleh dibuka oleh Zeus.

Namun karena rasa penasaran, akhirnya Pandora membukanya dan keluarlah segala keburukan dari sana dan hanya menyisakan harapan.

Berikut ini adalah sedikit sejarah singkat tentang Hermes yang mungkin perlu untuk kamu ketahui.

Sejarah Singkat Hermes, Sang Dewa Mitologi Yunani

Suatu ketika, Zeus secara diam-diam datang ke Nimfa Maia, di ia pun lantas memperkosa Maia. Maia sendiri merupakan salah satu dari Peliad, anak-anak Atlas. Saat itu ia tengah mengungsi di gunung Kellina. Hubungan ini membuat Maia hamil dan ia pun melahirkan sosok Hermes di gunung Kellina di Arkadia.

Raja Abakos yang menemukan Maia dan Hermes pun memutuskan untuk mengadopsi Hermes. Dengan cepat Hermes tumbuh menjadi dewasa. Di malam kelahirannya, ia menciptakan lira.

Hermes pernah mencuri ternak milik Apollo, dan ia membawanya ke Yunani. Di sana ia menyembunyikannya juga menghapus jejaknya.

Battus, seorang gembala air Pylos melihat kejadian di mana Hermes mencuri ternak Apollo. Meski ia sudah berjanji kepada Hermes untuk tidak akan mengatakan hal tersebut kepada siapapun, tetapi akhirnya ia tetap menyebarkannya. Itu membuat Hermes marah dan mengubahnya menjadi patung.

Apollo menuduh Hermes yang mencuri ternaknya, tetapi Maia membantah Apollo dengan mengatakan kalau Hermes bersama dengannya semalaman. Hal ini sampai membuat Zeus turun tangan dan memberitahukan kalau memang Hermes yang mencuri ternak Apollo.

Perdebatan itu berhenti ketika Apollo terpesona dengan lira temuan Hermes dan mau menukar ternak dengan lira tersebut.

Hal lain yang juga diceritakan dalam kisah Hermes adalah keikutsertaannya di dalam perang Troya, di mana ia membantu raja Priam untuk mendatangi tenda dari pasukan Yunani. Ia meminta Akhiller untuk mengembalikan mayat Hektor.

Hermes juga ikut membantu Perseus di dalam petualangannya untuk membunuh gorgon Medusa. Gorgon sendiri merupakan makhluk perempuan yang menakutkan, namanya sendiri memiliki arti “Mengerikan”. Sedangkan seperti yang kita tahu kalau Medusa merupakan wanita cantik yang memiliki ular sebagai rambutnya, di mana jika berani menatap matanya maka dapat berubah menjadi batu.

Sandal bersayap Hermes ia pinjamkan pada Perseus untuk membantunya menemui para Graiai agar dapat mengetahui di mana letak nimfa utara.

Kisah lain yang juga menjadi bagian dari petualangan Hermes adalah saat ia membawa kembali Euridike ke dunia bawah. Itu dilakukan setelah Orfeus melanggar kesepakatan yang dilakukannya dengan Hades. Selain itu ia juga menjemput Persefone dari Hades lalu mengembalikan ke ibunya.

Ia juga merupakan sosok yang berjasa dalam melindungi bayi Dionisos dari kemarahan Hera.

Nah, itulah sedikit ulasan mengenai dewa Hermes salah satu anak dari Zeus. Jadi apakah sekarang sudah mulai mengenal dewa tampan satu ini? 

Hera: Ratu para DewaHera: Ratu para Dewa

Jika kamu mengenal sosok Zeus, seharusnya sudah tidak lagi asing dengan sosok Hera, Istri dari Dewa yang paling disegani itu. Hera sendiri sebenarnya merupakan kakak perempuan dari Zeus dan juga merupakan istrinya.

Sebenarnya, Hera sudah beberapa kali menolak Zeus. Tetapi sayangnya Hera terkena tipu muslihat dari adiknya ini. Di mana pada suatu ketika Zeus berubah menjadi seekor burung tekukur. Hera yang melihat burung tersebut lantas mendekatkannya ke payudaranya. Setelah itu Zeus kembali berubah menjadi sosok dirinya dan memperkosa kakaknya itu.

Karena malu, Hera akhirnya menerima cinta Zeus dan menikahinya. Sejak saat itu Zeus menjadi ratunya para dewa.

Anak dari Kronos dan Rea ini adalah salah satu dari 12 Dewa Olimpus dan digambarkan sebagai sosok yang penuh dengan keagunan dan penuh akan nikmat. Sifat Dewi ini sangat pencemburu dan juga pendendam. Sifatnya ini ia tunjukkan ketika Zeus berselingkuh, maka ia akan membenci selingkuhan Zeus juga anak-anaknya.

Beberapa kali juga Hera menunjukkan kemurkaannya, seperti pada saat Pelias yang melakukan pembunuhan di Kuil Hera dan juga saat Paris tidak memilih dirinya sebagai dewi tercantik, tapi melainkan memilih Afrodit.

Dari pernikahannya dengan Zeus, Hera memiliki beberapa anak, yaitu Ares di dewa perang, Hebe di dewi masa muda, Eris si Dewi Perselisihan, dan Eilethiia sang dewi kelahiran. Ada pula Hafaistos sang dewa teknologi yang mereka buang ke gunung Olimpus karena penampilannya.

Ternyata hal ini membuat Hefaistos merasa dendam dan ia pun merencanakan balas dendam. Hefaistos membuatkan Hera sebuah singgasana yang tanpa sepengetahuan Hera, ternyata singgasana tersebut membuat dirinya terjebak dan tidak bisa melepaskan dirinya dari sana.

Bahkan para dewa memohon kepada Hefaistos untuk melepaskan Hera dari sana dan meminta dirinya untuk kembali ke Olimpus. Hanya saja Hefaistos menolak hal tersebut. Akhirnya Dionisos sang dewa anggur membuat Hefaistos mabuk dan kembali membawanya ke Olimpus. Hera pun berhasil dilepaskan setelah Hefaistos dinikahkan dengan sang dewi kecantikan, Afrodit.

Bukan hanya memiliki masalah dengan anak-anaknya saja, seperti yang disebutkan di atas bahwa Hera merupakan sosok yang suka membenci. Ia pun memiliki beberapa musuh.

Musuh pertama yang akan kami bahas adalah Herakles, seorang anak haram Zeus dengan manusia. Bahkan Hera merupakan sosok yang menahan kelahiran Herakles ke dunia. Saat Herakles sudah lahir, Hera mengirimkan dua ekor ular yang akhirnya malah dijadikan mainan oleh anak tersebut.

Musuh lain Hera adalah Ekho, seorang nimfa yang berusaha mengalihkan perhatian Hera dari perselingkuhan yang dilakukan oleh Zeus. Suatu ketika, Ekho dihukum oleh Hera karena telah mengetahui perbuatannya.

Hera juga membenci para selingkuhan Zeus, sebut saja seperti Leto, Io, Lamia, dan ibu dari Herakles, Alkmene. Leto sendiri kesulitan untuk mencari tempat melahirkan di bumi, karena Hera melarang Bumi untuk menerima persalinan Leto.

Ratu dari para dewa ini pun juga membenci Semele dan Dionisos. Di mana Hera tahu kalau Semele hamil oleh Zeus. Ia pun menyamar menjadi pembantu dari Semele dan membujuk Zeus untuk menunjukkan wujud aslinya. Karena hal itu, Semele pun mati terbakar setelah melihat wujud asli Zeus.

Zeus pun memasukkan bayi Semele ke dalam kepalanya, dan kemudian hari lahirlah Dionisos, sang dewa anggur.

Itulah sedikit kisah tentang Hera, ratu para dewa yang sangat disegani.

Kenali Lebih Jauh Tentang Herakles atau Herkules.Kenali Lebih Jauh Tentang Herakles atau Herkules.

Herakles merupakan seorang tokoh pahlawan di dalam mitologi Yunani, di mana ia merupakan anak dari Zeus juga Alkmene. Ia dikenal sebagai pahlawan terbesar yang ada di Yunani dan selalu berusaha untuk bisa membantu masyarakat yang tengah mengalami kesulitan, baik itu karena ulah para monster atau raja.

Herakles dikenal memiliki keberanian, kecerdikan, juga kekuatan yang luar biasa. Seandainya ia hidup di zaman ini, kemungkinan besar Herakles akan memborong semua jackpot dari permainan bandarq online yang nilainya mencapai ratusan juta berkat kecerdasannya. Kerap kali ia menggunakan kecerdasannya saat kekuatannya tidak berhasil menyelesaikan masalah yang ada. Misalnya saat ia bergulat dengan raksasa Antaeus atau bahkan saat ia menipu Atlas.

Tokoh yang lebih dikenal dengan nama Herkules ini memiliki atribut berupa kulit singa juga alat pemukul. Ia juga merupakan seorang ayah yang baik, di mana jika tidak memiliki pekerjaan ia akan memilih untuk bermain bersama dengan anak-anaknya.

Manusia setengah dewa ini sangat dipuja sebagai seorang pahlawan juga merupakan salah satu yang paling populer di Mitologi Yunani.

Berikut ini kami akan mengisahkan sekilas tentang masa hidup Herkules, seorang manusia setengah dewa yang dicintai orang Yunani Kuno.

Sejarah Kelahiran Herkules/ Herakles

Salah satu yang berperan penting di dalam kelahiran Herakles adalah kebencian salah satu istri Zeus, yaitu Hera. Herakles sendiri merupakan anak dari Zeus yang merupakan hasil luar nikah dan dibanci oleh Hera. Zeus berselingkuh dengan ibu dari Herakles, yaitu Alkmene.

Hal ini bisa terjadi karena Zeus menyamar menjadi suami dari Alkmene, yaitu Amfitryon, untuk dapat meniduri wanita yang dikenal memiliki paras yang sangat cantik ini. Alkmene sendiri langsung hamil setelah Zeus menidurinya. Hera membenci Herakles karena anak itu seakan merupakan tanda kalau suaminya tidak setia kepadanya.

Herakles sendiri memiliki seorang saudara, yaitu Anak dari Amfitryon. Saat malam Herakles dan Ifikles akan dilahirkan, Hera meminta Zeus untuk melakukan sumpah kalau bayi yang lahir di malam tersebut adalah keturunan dari Perseus dan nantinya akan menjadi seorang raja yang agung. Itu karena ia mengetahui keturunan Perseus yang nantinya akan lahir merupakan Herakles juga Euristheus.

Setelah Zeus mengucapkan sumpahnya, Hera langsung pergi menuju ke Alkmene dan memperlambat proses kelahiran dari Herakles. Ia menyuruh Eileithiia atau Dewi Kelahiran untuk menagan Herakles tetap di dalam rahim Alkmene.

Setelahnya Hera membuat Euristheus menjadi lahir lebih awal, itu membuat Euristheus menjadi raja dan bukan Herakles. Akhirnya Herakles lahir karena Galanthis, seorang pelayan Alkmene menipu Eileithiia.

Bayi yang awalnya bernama Alkides ini mengubah namanya menjadi Herakles dengan harapan Hera tidak akan lagi membencinya. Tetapi ternyata hal ini gagal karena Hera tetap membenci Herakles.

Setelah beberapa bulan lahir, Hera langsung mengirimkan dua ekor ular untuk membunuh Herakles kecil. Tetapi ternyata Herakles berhasil untuk mencekik kedua ular tersebut dan membuatnya seperti tengah memainkan mainan anak-anak.

Saat Herakles mulai beranjak dewasa, ia belajar untuk memainkan Lira dari Linus. Tetapi suatu ketika karena terbawa emosi, Herakles membunuh gurunya dengan menggunakan lira.

Kemudian, Amfitryon menyuruh Herakles untuk mengembalakan anak ternak ke gunung. Saat itulah ia didatangi oleh dua orang nimfa yang menawarkan dirinya dua pilihan, yaitu lebih memilih kehidupan yang bahagia atau lebih memilih kehidupan keras tapi diakhiri dengan kemuliaan. Herakles pun lebih memilih yang kedua.

Mungkin itulah yang membuat kehidupan Herakles menjadi banyak rintangan, tetapi diakhiri dengan rakyat Yunani Kuno yang mencintainya.