Hari: 10 Februari 2021

Demeter, Dewi Pertanian dan Pengendali MusimDemeter, Dewi Pertanian dan Pengendali Musim

Demeter adalah dewi yang termasuk ke dalam 12 Dewa Olimpus dan dialah sosok yang dipercaya mengendalikan panen, kesuburan tanah, sampai musim.

Putri dari Kronos dan Rhea ini diyakini sebagai dewi yang menggantikan Hades, itu karena Dewa Dunia Bawah tersebut lebih sering menghabiskan waktunya di dunia bawah.

Dewi satu ini adalah sosok yang mengajari manusia bagaimana cara untuk melakukan cocok tanam, sehingga manusia meninggalkan cara hidup berburu untuk bertahan hidup dan mulai melakukan cocok tanam.

Rambut Demeter dilambangkan dengan bulir gandung yang merupakan simbolnya. Selain itu ia juga digambarkan sebagai dewi yang mengenakan polos, sebuah mahkota yang memiliki bentuk lingkaran dan dikenakan para dewi.

Melalui hubungannya dengan Zeus, saudaranya, Demeter memiliki seorang anak bernama Persefone yang merupakan istri dari Hades.

Hubungan antara Demeter dan Persefone seakan sudah menjadi hal yang umum dibicarakan.

Seperti saat Persefone tengah memetik bunga, Hades datang dengan menggunakan kereta perang dan membawa Persefone ke kerajaannya. Hades membawa Persefone ke dunia bawah, di sana Persefone dijadikan ratu.

Selama sembilan hari tanpa henti Demeter mencari sang anak dan akhirnya diberi tahu oleh Hellios dan Hekate kalau yang menculik Demeter adalah Hades.

Sebagai dewi matahari, Helios melihat dan mendengar kalau Persefone dibawa Hades dan diperkosa olehnya.

Karena kehilangan sang putri, Demeter pun berduka. Karena rasa dukanya itu, bumi diterpa musim yang buruk dan membuat umat manusia menderita.  

Konon, kisah Persefone merupakan asal dari timbulnya empat musim yang ada di bumi yang terjadi di kota judi slot. Ketika Persefone tinggal bersama Hades, maka di bumi akan terjadi musim dingin karena Demeter bersedih. Lalu saat Persefone kembali bersama ibunya, saat itulah terjadi musim semi karena ia berbahagia.

Dalam pemujaan rahasia Misteri Eleusis, Demeter dan Persefone merupakan figur utamanya. Misteri Eleusis sendiri merupakan upacara ritual yang diadakan setiap tahun untuk memuja Demeter dan Persefone di Eleusis, Yunani Kuno.

Misteri satu ini sudah dimulai sejak periode Mikene dan juga bertahan setidaknya selama 2000 tahun. Festival satu ini juga menyebar ke Romawi Kuno dan salah satu yang paling penting di sana.

Di dalam kebudayaan Romawi, Demeter dikenal dengan nama Ceres, di mana kemungkinan ini adalah sumber inspirasi dari sebuah merek dengan bahan makanan berlapis cokelat yang kerap kali kita gunakan untuk melapis roti, karena bahan makanan itu terbuat dari bahan butiran padi.

Pusat pemujaan dari Demeter adalah di Eleusis, dia disembah jauh sebelum ia menjadi salah satu dari dewa olimpus. Bersama dengan putrinya, dia menjadi figur utama di dalam Eleusis ini dan juga muncul lebih awal dibanding dewa Olimpus.

Selain itu ada juga tempat lain yang tidak kalah penting, yaitu Thelpousa dan Figaleia yang ada di Arkadia.

Biasanya Demeter digambarkan dengan tampilan ia sedang mengendarai kereta perang serta diasosiasikan dengan gambar berunsur pertanian, seperti buah, bunga, dan juga bulir gandum. Terkdaang ia juga digambarkan bersama dengan sang putri, Persefone. Umumnya, Demeter tidak digambarkan bersama dengan pasangan pria.

Ada beberapa julukan yang melekat pada Demeter, seperti Akhea, Potnia (Nyonya), Erinys (Keras Kepala), Thesmoforos (Pembuat Aturan), Khloe (Tunas Hijau), Moloforos (Pembawa Apel), Kidaria, Kusia (Mandi) dan Thermasia (kehangatan).

 Itulah sedikit kisah mengenai Demeter, sang dewi pertanian yang memiliki kisah unik dan membuat kita tertarik untuk mengikutinya.

Sejarah Titan Dalam Mitologi YunaniSejarah Titan Dalam Mitologi Yunani

Akhir-akhir ini nama Titan kembali naik berkaitan dengan sebuah Anime berjudul Attack on Titan yang tengah Viral. Banyak pihak yang malah penasaran mengenai sejarah dari Titan ini.

Meski berbeda, namun di Mitologi Yunani juga ada, loh Titan. Mereka digambarkan sebagai penguasa bumi sebelum datangnya para dewa olimpus. Pemimpin mereka adalah Kronos, dan di mana nantinya akan gulingkan oleh Zeus.

Kedua belas titan merupakan anak dari Uranus sang dewa langit dan juga Gaia, si dewi sari bumi.

Titan generasi pertama ada enam pria dan juga enam wanita. Untuk yang pria, ada Okeanos, Hiperion, Koios, Kronos, Krios dan Iapetos, sedangkan wanita ada Mnemosine, Tethis, Theia, Foibe, Rhea dan Themis.

Lalu setelahnya ada Titan generasi kedua yang merupakan anak-anak dari para generasi pertama. Mereka ada Eos, Helios, Selene, Leto, Asteria, Atlas, Prometheus, Epimetheus, Menoitios, Astraios, Pallas, dan Perses.

Ada suatu mitos yang terkenal mengenai para titan, yaitu yang mengisahkan mengenai Kallimakhos dan Nonnos, di mana saat Zeus berniat menjadikan Zagreus (Dionisos) untuk menjadikannya pengganti dirinya. Saat itu Hera marah karena Zagreus atau Dionisos adalah anak perselingkuhan Zeus dengan seorang manusia.

Titan pun dikirimkan oleh Hewa untuk membunuh Zagreus. Bahkan untuk membuat Zagreus tertarik pada mereka, mereka sampai mengecat muka dengan gipsum.

Zagreus pun berhasil terjebak dan dikoyak-koyak tubuh serta dimakanya tubuh Zagreus. Zeus yang marah pun akhirnya membunuh para titan. Jantung dari Zagreus berhasil diselamatkan oleh Athena, lalu jantung itu kembali dibuat menjadi Zagreus.

Ada pula pertarungan antara titan dan para Dewa yang disebut dengan nama Titanomakhia, di mana mayoritas titan akan terlibat di dalam perang ini. Perang ini berlangsung selama sepuluh tahun dan terjadi jauh sebelum adanya manusia.

Para titan ini berjuang dari Gunung Othrys dan juga para dewa Olimpus berjuang dari Gunung Olimpus. Perang satu ini terjadi karena Zeus dan saurdaranya mencoba melawan Kronos, ayah mereka.

Perperangan yang terjadi di langit ini memang merupakan pemberontakan para dewa yang hendak mengambil kekuasaan para titan. Banyak mitos seperti ini yang juga berkembang di daerah Eropa atau Timur.

Di dalam perang ini, uniknya tidak semua titan berpihak kepada titan, para titan wanita memilih untuk tidak ikut perang dan Okeanos memilih untuk tetap pada posisi netral, lalu ada Prometheus, Epimetheus, dan Stiks beserta anak-anaknya berpihak pada Zeus.

Zeus yang tetap membutuhkan bantuan untuk bisa melawan para titan pun mendapatkan saran dari Gaia untuk membebaskan para Kiklops dan Hekatonkhire yang dikurung di Tartaros.

Para raksasa itu ternyata benar-benar memberikan banyak kemajuan di dalam perperangan, para Kiklops membuatkan senjata-senjata hebat untuk Zeus dan saudaranya yang lain. Sedangkan para Hekatonkhire membantu untuk melemparkan batu-batu besar ke Titan berjumlah 300 hanya dalam satu kali lemparan.

Perperangan yang berlangsung 10 tahun itu akhirnya dimenangkan oleh pihak dari Zeus, di mana kemudian para titan pun dikurung oleh Zeus yang melawannya di perperangan itu.

Sedangkan salah satu titan ada yang Zeus perintahkan untuk memikul langit di pundaknya, yaitu Atlas.

Atlas

Itulah sedikit sejarah mengenai para titan di masa mitologi Yunani. Kisah menarik satu ini hanyalah sebagian dari para titan yang mungkin jika diketahui lebih menarik lagi untuk dipahami.