Hari: 31 Desember 2020

Asal-Usul dan Penggambaran Dewa PoseidonAsal-Usul dan Penggambaran Dewa Poseidon

Di dalam mitologi Yunani, Poseidon atau yang dikenal dengan dewa penguasa laut, danau, dan sungai memiliki sebuah senjata berupa trisula yang bisa menyebabkan banjir serta gempa bumi menurut berita dari situs judi bola resmi dan terpercaya.

Trisula ini dibuat oleh para Kiklops di masa Titanomakhia. Poseidon juga memiliki kendaraan yang ditarik oleh Hippokampos atau manusia setengah kuda setengah ikan.

Poseidon memiliki istri bernama Amfitrit dan anak bernama Triton. Ia juga merupakan dewa yang menciptakan kuda dalam upayanya merayu Demeter.

Mungkin beberapa dari kalian ada yang penasaran dengan asal-usul dari dewa Poseidon ini, karena itulah, di bawah ini kami akan berikan informasinya.

Asal-Usul Dewa Poseidon

Asal-Usul Dewa Poseidon

Nama Poseidon diambil dari bahasa Yunani yaitu Posis (Raja / suami) dengan unsur don yang kemungkinan dari dea (dewi),

Menurut lembaran tanah liat Linear B, nama PO-SE-DA-WO-NE lebih sering muncul dibanding DI-U-JA (Zeus).

Bentuk feminism dari PO-SE-DE-IA juga ditemukan dan menunjukkaan adanya dewi lain yang menjadi pasangan dari Poseidon serta kemungkinan merupakan pendahulu Amfitrit.

Lembaran tanah liat dari Pylos menceritakan tentang persembahan benda-benda untuk Poseidon dan Dia Ratu dimana Dua Ratu ini adalah Demeter dan Persefon atau para pendahulu mereka, dewi-dewi yang tak dikaitkan dengan Poseidon pada periode berikutnya.

Di Knossos, Myceneae, Poseidon dikenal sebagai “Pengguncang Bumi” (E-NE-SI-DA-O-NE). Dimana ini merupakan kedudukan yang kuat mengingat gempa bumi merupakan bencana alam yang menyebabkan keruntuhan Budaya Minoa.

Sementara di dalam budaya Myceneae yang sangat bergantung pada lautan tidak menemukan adanya hubungan antara Poseidon dan Laut.

Di antara dewa Olimpus, dewa yang berkuasa di atas lautan ditentukan oleh undian yang artinya dewa lebih dulu ada sebelum memperoleh suatu wilayah kekuasaan.

Nama Demeter dan Poseidon ada kaitannya di salah satu lembaran Pylos, mereka muncul sebagai PO-SE-DA-WO-NE dan DA, dengan julukan Enosikhthon, Seiskhthon and Ennosigaios, semuanya bermakna “pengguncang bumi” dan menunjukkan peran Poseidon sebagai penyebab gempa bumi.

Poseidon juga selalu digambarkan sebagai seorang pria yang perkasa, berjenggot, dan membawa trisula. Satu pukulan trisulanya bisa membelah bumi.

Poseidon kadang digambarkan sebagai bertubuh setengah ikan dan mengendarai kereta yang ditarik oleh dua hippokampos.

Dewa ini sering digambarkan bersamaan dengan rombongannya yaitu Amfitrit, Triton, Nereid, lumba-lumba, Dioskuri, Palaemon, Pegasus, Bellerofontes, Thalassa, Ino, dan Galene.

Ia juga sering digambarkan dengan kerang laut atau hewan olau lainnya. Di dalam Theohonia karya Hesoid, ia dikenal sebagai “Yang Berambut Gelap”.

Seperti kebanyakan dewa laut, ia memiliki kemampuan untuk mengubah wujudnya namun ia tak bisa meramal.

Figure Poseidon juga tidak mencirikan karakter keagungan seperti saudaranya Zeus, namun lebih mencerminkan ciri khas lautan yang bisa berubah-ubah dan kadang bergejolak, kadang tenang.

Dalam mitologi Romawi Poseidon dikenal sebagai Neptunus. Dia juga dikenal dengan julukan Aigaios, Asfaleios, Kuirios, Damatites, Epaktaios, Epopsios, Gaiaokhos, Genethlios, Helikonios, Hippios, Hippokurios, Isthmos, Lekhaios, Onkhestios, Patros, Petraios, Samikos, Samios, Tainarius.

Ia bahkan juga disebut sebagai dewa kuda dengan julukan Hippios atau Konsos. Julukannya yang lain adalah Enosikhthon (Pengguncang Bumi), dan Geokhos (Penjaga Bumi). Di kota Aegae di Euboea ia dikenal sebagai Poseidon Aigaios dan memiliki kuil indah di atas bukit.

Itulah sedikit sejarah dan informasi mengenai Poseidon. Semoga artikel ini dapat berguna dan bermanfaat serta menambah ilmu pengetahuan kalian tentang Dewa Yunani.

Pembahasan Mengenai Dewa dalam Mitologi Yunani : HadesPembahasan Mengenai Dewa dalam Mitologi Yunani : Hades

Mitologi Yunani merupakan sekumpulan mitos dan legenda yang berasal dari Yunani Kuno, mitologi ini berisikan kisah-kisah para dewa, pahlawan, sifat dunia, dan asal usul dari praktik ritula khusus orang Yunani Kuno.

Mitologi yunani sendiri merupakan salah satu bagian dari agama di yunani kuno. Sekarang ini, mitologi yunani digunakan oleh para ahli ataupun sejarahwan untuk mempelajari dan mengetahui kedaan sebuah keadaan di yunani kuno yang berhubungan dengan politik, agama, peradaban, dan untuk mendapatkan kegunaan dari dibentuknya mitologi tersebut.

Pada umumnya, dewa dalam mitologi yunani tersebut digambarkan dalam wujud manusia namun ia memiiki kelebihan yaitu tidak bisa tua. Dan masing-masing dewa memiliki namanya sendiri layaknya manusia pada umumnya.

Beberapa dewa tersebut membantu manusia bahkan sudah ada yang menjalin kisah cinta dengan manusia dan sudah menghasilkan keturunan, dan anak yang dilahirkan oleh hasil perkawinan antara dewa dan manusia disebut sebagai pahlawan. Salah satu dewa dalam mitologi yunani adalah Hades

Hades sendiri merupakan salah satu dari tiga dewa paling kuat di mitologi yunani, dua diantaranya adalah Zeus, dan Poseidon.

Hades sendiri dikenal sebagai dewa kematian ataupun dewa neraka dalam mitologi yunani. Diketahui Hades merupakan putra paling tua dari Kronos dan Rea.

Bersama saudara-saudaranya yang lain, ia bertugas untuk mengalahkan titan dan mengambil kekuasaan dunia dari Zeus. Ia bersama Poseidon melakukan undian untuk daerah kekuasaan, dan Hades sendiri mendapatkan dunia bawah dikarenakan hubungannya yang dekat dengan dunia bawah, karena hal tersebut ia mendapat julukan sebagai dewa kematian atau neraka.

Berbeda jika kita membahas mitologi Romawi, Hades memiliki memiliki nama Pluto. Hades memiliki tumbuhan keramat yaitu Cemara, mint, asphodel dan untuk hewan keramatnya sendiri ia adalah seekor burung hantu.

Hades juga digambarkan sebagai dewa yang memiliki janggut yang bewarna gelap dengan pakaian yang megah dengan sebuah tongkat atau dwisula. Hades juga merupakan sosok yang sangat ditakuti bagi orang yang masih hidup, biasanya orang yang masih hidup akan mengambil sumpah menggunakan nama Hades dan mereka akan memalingkan wajah mereka ketika memberikan persembahan untuk Hades.

Hades sendiri merupakan dewa yang disembah di Yunani dan juga Itali, biasanya ia disembah pada saat upacara penguburan dan juga ritual pemanggilan arwah, bahkan terdapat beberapa kuil yang digunakan untuk melakukan pemujaan seperti di Orakel, Yunani. Hades juga merupakan dewa yang sangat berperan dalam misteri eleusina.

Seperti dewa pada umumnya, para dewa ini mendapatkan senjatanya masing-masing yang dibuatkan oleh ara kiklops, jika Zeus mendapatkan petir, Poseidon mendapatkan trisula, maka untuk Hades sendiri ia mendapatkan helm kegelapan.

Pada suatu malam ia menggunakan helm tersebut dan berhasil menyelinap ke perkemahan para titan, ia yang pada saat itu tidak terlihat menghancurkan semua senjata titan. Akhirnya berkat taktiknya tersebut para dewa olimpus memenangkan pertempuran yang sudah berlangsung selama sepuluh tahun. Dan setelah pertempuran selesai ia bersama Poseidon dan Zeus kembali melakukan perundingan dan hasilnya tetap sama.

Hades juga diketahui memiliki pembantu yang bernama

  • Askalafos, penjaga kebun Hades yang dikutuk menjadi burung hantu oleh Demeter.
  • Erinyes, merupakan dewi pembalasan   yang mengawasi kamar penyiksaan.
  • Minos, Aiakos, Rhadamanthis merupakan hakim yang mengadili roh manusia
  • Para Ker,dewa kematian
  • Kharon, Pendayung perahu
  • Menoitios, gembala yang menjaga ternak
  • Thatanos, dewa kematian

Kira-kira itulah sedikit pengenalan tentang salah satu dewa mitologi Yunani yaitu Hades. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu ya.